Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Tarian Tradisional 7 Provinsi Meriahkan Penutupan Peparnas

Sabtu 13 Nov 2021 18:21 WIB

Red: Indira Rezkisari

Suasana penutupan Peparnas Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Sabtu (13/11/2021).

Suasana penutupan Peparnas Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Sabtu (13/11/2021).

Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Peparnas 2024 akan digelar bersama di Aceh dan Sumatra Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tarian tradisional dari tujuh provinsi Indonesia memeriahkan rangkaian upacara penutupan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (13/11). Penampilan yang dibawakan oleh ratusan anak Papua itu dibuka dengan tarian khas Melayu, diikuti dengan tarian khas Betawi, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Tak ketinggalan, upacara penutupan Peparnas 2021 juga turut menampilkan tarian adat dari Provinsi Aceh dan Sumatra Utara. Dua provinsi tersebut bakal menjadi tuan rumah bersama pesta olahraga nasional disabilitas itu pada 2024 mendatang.

Baca Juga

Upacara penutupan Peparnas Papua juga dimeriahkan oleh penampil utama grup musik ibu kota, Kotak. Ada tiga lagu yang akan dinyanyikan Tantri dkk, yakni 'Sayap-sayap Garuda', 'Terbang' dan 'Tendangan dari Langit'.

Tak hanya itu, ada pula penampilan lain seperti pertunjukan cahaya menggunakan pesawat tanpa awak (drone) serta pertunjukan musik oleh musisi asli Papua. Pada Peparnas ke-16, kontingen Papua sukses merebut gelar juara umum dari Jawa Barat, yang meraih tahta tersebut di Peparnas 2016 di rumah sendiri.

Kontingen Papua finis di peringkat pertama klasemen perolehan medali dengan mengumpulkan 125 emas, 85 perak, 85 perunggu, diikuti Jawa Barat di posisi kedua dengan 102 emas, 85 perak, dan 69 perunggu. Sementara itu, posisi ketiga dihuni kontingen Jawa Tengah dengan 88 emas, 55 perak, dan 72 perunggu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA