Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Pangeran Harry Disebut Jarang Senyum Setelah Bertemu Meghan

Selasa 02 Nov 2021 08:29 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Meghan Markle dan suaminya Pangeran Harry. Kakak Meghan, Thomas Markle Jr menanggap sang adik bukan orang yang tepat untuk Harry.

Meghan Markle dan suaminya Pangeran Harry. Kakak Meghan, Thomas Markle Jr menanggap sang adik bukan orang yang tepat untuk Harry.

Foto: EPA
Thomas Markle Jr mengaku pernah mengingatkan Pangeran Harry soal Meghan, adiknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Thomas Markle Jr kembali membuat pernyataan bernada negatif mengenai hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Menurut kakak Meghan itu, senyum Harry perlahan memudar setelah dia bertemu Meghan.

"Satu-satunya perbedaan antara sebelum dan saat ini adalah sebelum (Harry menikah dengan Meghan) senyum selalu menghiasi wajahnya di foto-foto, (pada foto-foto setelah menikah) dia tidak (tersenyum)," ungkap Thomas, seperti dikutip Mirror, Senin (1/11).

Baca Juga

Thomas melontarkan pernyataan kontroversial tersebut saat dia berpartisipasi dalam acara TV Big Brother VIP Australia. Dalam reality show tersebut, Thomas juga bercerita bahwa dia sempat mengirimkan surat kepada Harry sebelum anak Pangeran Charles-Putri Diana itu menikah dengan Meghan.

"Surat yang saya tulis kepada Pangeran Harry 100 persen jujur dan tulus," kata Thomas.

Dalam surat tersebut, Thomas mengatakan, pernikahan Harry dan Meghan akan menjadi sebuah kesalahan besar dalam sejarah pernikahan keluarga kerajaan Inggris. Thomas menuliskan bahwa Meghan bukan orang yang tepat untuk Harry.

Bagi Thomas, Meghan merupakan sosok saudara yang sangat egois dan memikirkan diri sendiri. Thomas juga mengindikasikan bahwa Meghan memperlakukan keluarganya seakan dia malu dengan kondisi keluarganya sendiri.

"Anda tidak dapat menganggap diri terlalu baik untuk siapa pun. Tidak sopan memperlakukan orang seperti itu," ujar Thomas.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA