Kamis 28 Oct 2021 16:22 WIB

Khofifah Imbau Tenang Antisipasi Potensi Lonjakan Covid-19

Khofifah juga mengingatkan pentingnya percepatan vaksinasi untuk kendalikan penularan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19 yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatu Ulama (ISNU) di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). Gubernur berharap keterlibatan kampus/perguruan tinggi serta multipihak lain dalam penyelenggaraan vaksinasi OVID-19 akan mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity.
Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19 yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatu Ulama (ISNU) di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). Gubernur berharap keterlibatan kampus/perguruan tinggi serta multipihak lain dalam penyelenggaraan vaksinasi OVID-19 akan mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat tetap tenang dan ikut mengantisipasi potensi lonjakan kasus penularan Covid-19 gelombang ketiga di Indonesia.

"Semua harus tenang dengan melakukan kesiapsiagaan yang baik," kata Khofifah di sela menerima bantuan tabung oksigen di Gedung Negara Grahadi.

Baca Juga

Pemerintah, kata dia, selalu berupaya memaksimalkan layanan terbaik, terutama bagi masyarakat Jatim dan siapa pun yang berdomisili di wilayah setempat.

"Yang penting protokol kesehatan dijaga dengan baik. Jangan sampai kendur dan lengah meski saat ini penularannya sedang melandai. Terapkan prokes di mana dan kapan saja," ucap dia.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga mengingatkan pentingnya percepatan vaksinasi yang menjadi salah satu ikhtiar atau usaha mengendalikan penularan Covid-19.

Pihaknya bersama Polda Jatim serta Kodam V/Brawijaya juga tak akan pernah berhenti melakukan penyisiran terhadap warga yang belum menerima suntikan vaksin.

"Termasuk bagi warga yang ber-KTP di luar Jatim, namun tinggal di Jatim. Kami terus berupaya sekaligus memastikan mereka menerima vaksin melalui cara dari pintu ke pintu," kata mantan menteri sosial tersebut.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah menerima bantuan 59 unit tabung oksigen dari dalam rangka penyaluran donasi kampanye nasional Grab "BERSATU untuk Indonesia".

"Kami apresiasi bentuk dukungan Grab untuk menyalurkan bantuan tabung oksigen untuk mendukung kebutuhan dari fasilitas kesehatan di Jatim. Semangat gotong royong untuk bersatu dan saling membantu sesama adalah hal yang penting di situasi saat ini," tutur dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement