Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Ayah Griezmann Unggah Kritik Terhadap Kartu Merah Anaknya

Rabu 20 Oct 2021 22:09 WIB

Red: Israr Itah

Wasit Jerman Daniel Siebert (kanan) menunjukkan kartu merah kepada pemain Atletico Madrid Antoine Griezmann (2-kiri) selama pertandingan sepak bola grup B Liga Champions UEFA antara Atletico Madrid dan Liverpool FC di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, 19 Oktober 2021.

Wasit Jerman Daniel Siebert (kanan) menunjukkan kartu merah kepada pemain Atletico Madrid Antoine Griezmann (2-kiri) selama pertandingan sepak bola grup B Liga Champions UEFA antara Atletico Madrid dan Liverpool FC di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, 19 Oktober 2021.

Foto: EPA-EFE/Juanjo Martin
Unggahan ayah Griezmann di Instagram ini tak lama dihapus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ayah Antonine Griezmann mengeluh tentang kartu merah yang didapatkan putranya ketika membela Atletico Madrid melawan Liverpool pada laga Grup B Liga Champions. Penyerang Prancis itu mendapat kartu merah langsung karena melakukan tekel tinggi ke arah Roberto Firmino di Wanda Metropolitano, Rabu (20/10) dini hari WIB.

Zlatan Ibrahimovic melakukan pelanggaran serupa terhadap pemain Porto tetapi hanya mendapat kartu kuning.

Baca Juga

Ayah Griezmann, Alain, melihat kesamaan dalam dua pelanggaran, meskipun putranya diusir keluar lapangan, sementara Ibra hanya mendapat kartu kuning.

“Kuning untuk Zlatan dan merah untuk Griezmann, sekelompok badut,” tulis senior Griezmann di Instagram, memposting gambar pelanggaran Ibrahimovic, dikutip dari Football Italia.

Setelah beberapa menit, ia menghapus unggahan tersebut. Namun unggahan tersebut sudah menjadi viral dan dibagikan oleh beberapa media, termasuk Calciomercato.com di Italia.

Liverpool, Atletico Madrid, dan Milan semuanya berada di Grup B dan The Reds adalah pemimpin klasemen dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.

Rossoneri kalah dalam semua pertandingan penyisihan grup mereka sejauh musim ini. Milan perlu mengumpulkan setidaknya tujuh poin dalam tiga pertandingan berikutnya untuk menjaga harapan lolos tetap hidup.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA