Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Erdogan: Islamofobia Masih Jadi Masalah Orang Turki di Eropa

Ahad 17 Oct 2021 14:35 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Agung Sasongko

Islamofobia (ilustrasi)

Islamofobia (ilustrasi)

Foto: Bosh Fawstin
Islamofobia masih menjadi masalah utama orang Turki di Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan rasisme, Islamophobia, xenofobia, dan diskriminasi masih menjadi masalah utama orang Turki di Eropa. Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel di Istanbul.

"Komunitas Turki di Jerman merupakan kekayaan bersama kami dan memegang aspek sosial yang penting dalam hubungan kami," kata Erdogan seperti dikutip Anadolu Agency, Sabtu (16/10) kemarin.

Baca Juga

Erdogan mengungkapkan harapannya Merkel tetap berkontribusi pada persahabatan kedua negara meski sudah tidak lagi menjabat. Ia juga berharap keberhasilan kerja sama yang dilakukan dengan pemerintah Merkel dapat berlanjut dengan pemerintah Jerman yang baru.

Sementara Merkel mengatakan Uni Eropa mendukung Turki dalam mengatasi imigran gelap."Kami ingin mencegah penyeludupan manusia, ini penting, bagi Uni Eropa untuk mendukung Turki dalam hal ini," katanya.

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA