Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Gandeng PJTR, BEM dan Comdev UNJ Bantu Warga Terdampak

Selasa 05 Oct 2021 17:34 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Warga terdampak pendemi mendapat bantuan sosial dari Bem dan Comdev UNJ bersama PJTR

Warga terdampak pendemi mendapat bantuan sosial dari Bem dan Comdev UNJ bersama PJTR

Foto: Dok Istimewa
Warga terdampak pendemi mendapat bantuan sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Aksi berbagi terus dilakukan berbagai pihak sebagai upaya untuk meringankan warga terdampak pendemi Covid-19. 

LSM Peduli Jaringan Tenaga Rakyat (PJTR) bersama BEM UNJ dan Comdev UNJ turut melakukan kegiatan sosial untuk membantu.  Kegiatan sosial dilakukan dengan memberikan sembako kepada warga masyarakat di Rusun Pinus Elok A Penggilingan Jakarta Timur. 

Baca Juga

"Alhamdulillah, kegiatan sosial yang diinisiasi LSM PJTR bersama BEM UNJ dan Comdev UNJ menuaikan banyak manfaat bagi masyarakat ditengah kondisi Pandemi Covid-19 yang serba sulit," kata Kepala Departemen Sospol BEM UNJ, Cecep Sobarudin, di Jakarta, Selasa (5/10).   

Aksi ini pun mendapatkan respons positif dari warga Rumah Susun Pinus Elok A Penggilingan. Sutini, salah satu warga menyampaikan terima kasih atas kepeduliannya melalui kegiatan sosial ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah melakukan kegiatan sosial di tempat kami. Rasa syukur, bahagia, dan jutaan terima kasih atas kebaikan yang telah dilakukan," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Rosadah. "Rasa syukur yang tiada tara, kami haturkan banyak terima kasih atas kepeduliannya. Kegiatan sosial ini sangat membantu kami ditengah kondisi Pandemi Covid-19," tuturnya.

LSM PJTR akan terus berkontribusi kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program-program yang telah dibuat. Kegiatan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menghapus kesedihan yang melanda selama masa Pandemi Covid-19.  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA