Wushu Hari Pertama Perebutkan Dua Medali Emas Taolu

Red: Israr Itah

Atlet Wushu Sumatera Selatan Firand Andista (tengah) berlatih menyongsong PON XX Papua.
Atlet Wushu Sumatera Selatan Firand Andista (tengah) berlatih menyongsong PON XX Papua.
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Wushu PON XX dimulai Rabu (29/9) pukul 09.00 di GOR KONI Merauke.

REPUBLIKA.CO.ID, MERAUKE -- Hari pertama cabang olahraga wushu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung di GOR KONI, Merauke, Rabu (29/9), bakal memperebutkan dua medali dari nomor Taolu Chang Quan putra dan putri. Final nomor tangan kosong putra dan putri itu akan didahului dengan empat nomor Taolu lainnya yaitu Taijijian putra dan putri, serta Nanquan putra dan putri yang dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIT.

Di nomor Chang Quan putra, peraih medali emas SEA Games 2019 Edgar Xavier Marvelo mewakili DKI Jakarta akan bertarung dengan rekan sesama pelatnas Seraf Naro Siregar, juga peraih medali emas di Filipina serta juara dunia Shanghai 2019, yang mewakili Jawa Timur. Sedangkan di nomor Chang Quan putri, Felda Elvira Santoso asal Jatim akan ditantang oleh pendatang baru di pelatnas Zoura Nebulani yang bakal mewakili Jawa Barat.

Baca Juga

Nomor sanda atau tarung akan dimulai pukul 14:00 WIT, mempertarungakan babak perempat final lima kelas yaitu 45kg, 52kg, 56kg, 60kg, dan 65kg putra. Peraih perak SEA GAmes 2019 Ade Permana (Jabar) akan berusaha mempertahankan medali emas PON 2016 kelas 48kg ketika ditantang Dwi Teguh Wardana dari Kalimantan Barat.

Cabang olahraga wushu melombakan 23 nomor pertandingan yang terdiri dari disiplin Taolu dan Sanda. Sumatra Utara sebagai juara umum PON Jabar 2016 kali ini memasang target lima medali emas di pekan olahraga tahun ini yang persaingannya bakal cukup sengit. Sumut diperkuat sejumlah atlet pelatnas seperti Harris Horatius, peraih satu medali emas dan dua perek SEA Games 2019 dan Juwita Niza Wasni, peraih emas SEA Games 2017.

Sementara itu Jawa Timur juga memasang target lima medali di gelaran pesta olahraga empat tahunan itu dengan mengandalkan 10 atlet. Bobie Valentinus, Muhammad Daffa, dan Natalie-Rafaella, yang bermain di nomor beregu berpeluang menyumbangkan medali untuk Jatim.

DKI Jakarta masih menjadi rival terberat yang harus diantisipasi saat tim Ibu Kota mengirimkan 17 atlet terbaiknya ke Merauke. Tujuh di antaranya akan bertanding di kategori sanda, termasuk petarung MMA Abdul Haris.

Wushu menjadi cabang olahraga yang pertama kali dipertandingkan di Merauke, yang bakal menggelar juga pertandingan sepak bola putri, anggar, gulat, catur, dan bermotor. Cabang olahraga wushu digelar dari 29 September hingga 3 Oktober dengan memperebutkan 23 medali emas dari nomor Taolu (seni jurus) dan Sanda (tanding).

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Komentar

Terkait


Yulius Uwe

Angka Hoki Ini Jadi Alasan Yulius Uwe Mau Bawa Api PON

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Pastikan Pengamanan Pembukaan PON XX Berjalan Baik

Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa membentangkan Bendera Merah Putih setelah berhasil memenangkan pertandingan Final Lompat Jauh Putri SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Ahad (8/12/2019).

Ini Harapan Maria Londa buat Atlet Muda di PON XX Papua

Logo PON XX Papua

Daftar Medali PON XX, DKI Mulai Kencang Mengejar Papua

Atlet Lompat jauh asal Papua Maria Natalia Londa membawa api abadi saat Kirab Api PON XX Papua di Alun-alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/9/2021). Api PON XX Papua diarak di beberapa wilayah yakni Sorong, Biak, Timika, Wamena, Merauke, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan berakhir di Stadion Lukas Enembe untuk upacara penyalaan Kaldron pada Pembukaan PON XX Papua.

Maria Londa Bangga Bawa Obor Api PON XX Papua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image