Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

FIFA akan Bicarakan Ide Piala Dunia Setiap Dua Tahun

Selasa 14 Sep 2021 08:50 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

FIFA akan bahas wacana Piala Dunia setiap dua tahun.

FIFA akan bahas wacana Piala Dunia setiap dua tahun.

Foto: EPA/STEFFEN SCHMIDT
FIFA akan mengundang enam konfederasi untuk membahasnya bulan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan memulai pembicaraan formal dengan enam konfederasi pada bulan ini tentang rencana merombak kalender pertandingan internasional setelah 2024. Pembicaraan tersebut juga berkaitan dengan ide penyelenggaraan Piala Dunia dua tahun sekali.

Dilansir dari the Athletic, Selasa (14/9), Kepala Pengembangan Sepak Bola Global Arsene Wenger mengusulkan agar Piala Dunia digelar setiap dua tahun. Namun Presiden UEFA Aleksander Ceferin menepis ide tersebut dalam pertemuan dengan klub-klub Eropa di Jenewa.

Baca Juga

Wenger kembali memperluas idenya selama konferensi virtual dengan media Internasional pada Kamis. Namun Ceferin kembali menepisnya dan menyatakan tak setuju dengan ide Wenger. Klub, liga terkemuka di seluruh dunia, serta Conmebol juga menyuarakan ketidaksetujuannya.

Conmebol, UEFA dan klub kaya di dunia kini harus melakukan sesuatu agar penolakannya diterima. Pasalnya, Konfederasi Sepak Vola Afrika dan 54 asosiasi lainnya secara terbuka mendukung ide Wenger sebagaimana dukungan yang datang dari Asia.

Presiden Persatuan Sepak Bola Karibia (CFU) Randy Harris mengeklaim 31 asosiasi anggotanya dan 25 diantaranya adalah anggota penuh FIFA mendukung gagasan Wenger. Pada Senin malam, konfederasi induk CFU, CONCACAF, mengeluarkan pernyataan diundang oleh FIFA untuk membicarakan hal tersebut.

Mereka bertekad akan berbicara dengan pikiran terbuka untuk memberikan nilai positif kepada dunia sepak bola. Alasan Wenger mengusulkan ide tersebut agar pemain memiliki kesempatan lebih banyak tampil di Piala Dunia. Beberapa pelatih top mendukung ide tersebut diantaranya Pep Guardiola. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA