DPR Imbau Masyarakat Patuhi Perpanjangan PPKM

Pemberlakukan PPKM Darurat dinilai sudah berhasil meredam angka Covid-19

Senin , 26 Jul 2021, 12:06 WIB
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, meminta masyarakat untuk mematuhi perpanjangan PPKM Darurat ini.
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, meminta masyarakat untuk mematuhi perpanjangan PPKM Darurat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah resmi memperpanjang penerapan PPKM level 4 hingga 2 Agustus mendatang. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, meminta masyarakat untuk mematuhi perpanjangan PPKM Darurat ini.

"Saya setuju PPKM diperpanjang. Ini keputusan cukup berat, tapi harus tetap diambil untuk menyelamatkan nyawa rakyat," kata Dasco, Senin (26/7).

Ia menuturkan, keputusan pemerintah memperpanjang PPKM dilakukan semata-mata untuk menekan angka penularan Covid-19 yang hingga kini masih tinggi. Dia juga sependapat dengan Presiden Joko Widodo, pemberlakukan PPKM Darurat sudah berhasil meredam angka Covid-19, namun belum mencapai target angka penurunan signifikan hingga 10 ribu kasus per hari.

"Sehingga pemeritah memandang perlu untuk dilakukan perpanjangan PPKM level 4," ujar Ketua Harian Partai Gerindra itu.

Selain mematuhi PPKM Darurat, Dasco juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Sebab kunci sukses dari segala kebijakan pemerintah untuk menekan Covid-19 adalah kesadaran masyarakat untuk taat protokol. Termasuk menghindari segala bentuk acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Pria yang juga menjabat Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR RI ini mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa. Pemerintah, kata dia, sangat menghargai aspirasi masyarakat. Namun aksi demo yang menimbulkan kerumunan justru berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19.

"Kepada masyarakat mohon bersabar. Kita semua berharap perpanjangan PPKM level 4 ini bisa berdampak pada penurunan angka Covid-19 secara signifikan. Tidak ada kata menyerah dan tidak boleh mengibarkan bendera putih," tegasnya.

Dasco menambahkan, pemerintah juga sudah mengalokasi anggaran cukup besar bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi berupa Bansos Tunas dan stimulus lain. "Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menekan angka Covid-19. Ikuti vaksinasi dan selalu jaga protokol kesehatan," ucapnya.