Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Andreas Christensen yakin Inggris Bisa Setop Harry Kane

Senin 05 Jul 2021 22:36 WIB

Red: Israr Itah

Pemain Denmark, Andreas Christensen

Pemain Denmark, Andreas Christensen

Foto: X00227
Denmark akan meladeni Inggris pada semifinal Euro 2020 pada Kamis (8/7) dini hari WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek timnas Denmark Andreas Christensen menegaskan, rekan setimnya yang bermain di Liga Primer Inggris memiliki yang diperlukan untuk menghentikan kapten timnas Inggris Harry Kane. Denmark akan meladeni Inggris pada semifinal Euro 2020 pada Kamis (8/7) dini hari WIB.

Bek Chelsea berusia 25 tahun itu memiliki rekor bagus melawan Kane. Denmark juga bisa mendapatkan wawasan dari gelandang Pierre-Emile Hojbjerg yang merupakan rekan setim Kane di Tottenham. "Kami tahu kualitasnya, dan setiap orang memiliki gagasan tentang apa yang bisa kami lakukan untuk menghentikannya," kata Christensen dalam konferensi pers jelang pertandingan, yang dikutip Reuters pada Senin (5/7).

Baca Juga

Ia juga mengatakan Pierre-Emile Hojbjerg mengenal Kane. Christensen merasa Hojbjerg mungkin bisa berbagi beberapa hal soal Kane. 

"Semua pemain sepak bola memiliki kebiasaan mereka, dan kita harus memanfaatkannya. Ia bagus dengan kakinya dan ia adalah salah satu finisher terbaik di sepak bola," kata Christensen.

Christensen mengaku banyak bereaksi berdasarkan insting. Ia memuji Kane sebagai sosok yang sangat besar. Menurut dia, sulit untuk bermain fisik melawannya. Terlebih, Kane juga memiliki kualitas yang hebat dengan kakinya. Ia mewanti-wanti rekannya juga tidak boleh terlalu dekat.

Meski bermain untuk klub-klub yang tidak terlalu ternama di seluruh Eropa, para pemain Denmark tidak terintimidasi oleh deretan skuad Inggris yang bertabur bintang. "Saya merasa kami memiliki kualitas untuk bermain melawan semua orang. Sebagai sebuah tim, saya tidak akan mengatakan bahwa mereka jauh lebih baik," kata Christensen.

Pertandingan akan berlangsung di depan 60 ribu suporter di Wembley. Namun hanya penduduk Denmark di Inggris yang diperbolehkan menyaksikan pertandingan secara langsung karena aturan pembatasan perjalanan Covid-19.

"Kami akan kalah jumlah, tetapi kami senang dan kami berusaha untuk setenang mungkin. Kami telah menunjukkan bahwa kami memiliki kualitas untuk bermain melawan yang terbaik. Ini tentang siapa yang paling menginginkannya," tutupnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA