Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Masih Pandemi, Eric Clapton Mulai Tur Perdananya

Selasa 15 Jun 2021 14:48 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nora Azizah

Eric Clapton akan mulai tur di Amerika pada September mendatang.

Eric Clapton akan mulai tur di Amerika pada September mendatang.

Foto: Reuters
Eric Clapton akan mulai tur di Amerika pada September mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Musisi Eric Clapton akan memulai tur konser Amerika pada September mendatang. Ia dijadwalkan untuk melakukan pertunjukkan di delapan kota di wilayah utara Negeri Paman Sam mulai 13 September di Dickies Arena di Fort Worth, Texas, dan berakhir pada 26 September di Seminole Hard Rock di Hollywood, Florida. 

Dilansir Rolling Stone, Selasa (15/6), ini akan menjadi satu-satunya tur konser Clapton di Amerika Utara pada tahun ini. Tiket mulai dijual pada Jumat (18/6) mendatang di Ticketmaster.com dan juga tersedia di Vivid Seats.

Baca Juga

Clapton akan tampil diiringi band yang terdiri dari gitaris Doyle Bramhall II, pemain organ Paul Carrack, bassis Nathan East, drummer Sonny Emory dan Steve Gadd, serta pemain keyboard Chris Stainton, dan penyanyi pengiring Sharon White dan Katie Kissoon. Jimmie Vaughan akan menjadi musisi yang membuka acara atau opening act. 

Sejak pandemi virus corona jenis baru (COVID-19), Clapton tidak pernah tampil. Meski demikian, ia pernah menyuarakan sikap anti-lockdown atau anti terhadap aturan pembatasan berupa karantina wilayah yang ditetapkan selama wabah berlangsung. 

Saat itu, Clapton berkolaborasi dengan Van Morrison merilis lagu berjudul Stand And Deliver yang menyuarakan kebebasan. Ia juga menyebabkan banyak orang terkejut dengan membuat surat publik yang menyalahkan vaksin AstraZeneca setelah melakukan vaksinasi karena efek samping yang terjadi padanya berupa mati rasa di bagian tangan. 

Meski demikian, banyak dokter dan ahli medis yang mengatakan apakah vaksin AstraZeneca belum pasti menjadi penyebab utama gejala tersebut. Clapton pernah mengatakan ia menderita neuropati perifer bahkan sebelum menerima suntikan vaksin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA