Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Gunakan Google Maps, Pengendara Ojol Nyasar Masuk Tol

Ahad 09 May 2021 08:16 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andri Saubani

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi pengendara saat penyekatan larangan mudik lebaran di Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Pemerintah Jawa Barat telah menyiapkan 158 titik penyekatan yang didukung oleh petugas gabungan untuk menghalau masyarakat yang nekat mudik Idul fitri 1422 Hijriah meski tetap mengizinkan warga melakukan pergerakan antarkota penyangga selama masa larangan mudik atau dalam koridor aglomerasi..

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi pengendara saat penyekatan larangan mudik lebaran di Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021). Pemerintah Jawa Barat telah menyiapkan 158 titik penyekatan yang didukung oleh petugas gabungan untuk menghalau masyarakat yang nekat mudik Idul fitri 1422 Hijriah meski tetap mengizinkan warga melakukan pergerakan antarkota penyangga selama masa larangan mudik atau dalam koridor aglomerasi..

Foto: Antara/Novrian Arbi
Pengendara ojol tersebut menggunakan fitur Google Maps untuk mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang pengendara ojek online (ojol) yang hendak pulang ke Cianjur sehabis mengantarkan paket menyasar masuk ke Tol Pasteur, Kota Bandung sekitar pukul 23.00 Sabtu (8/5) malam. Diketahui, pengendara tersebut ternyata menggunakan fitur Google Maps untuk mobil sehingga diarahkan masuk ke dalam tol.

Kasi Angkutan Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengungkapkan pengendara ojol berpelat F itu mengaku hendak pulang menuju Cianjur sehabis mengantarkan paket di wilayah, Dago, Kota Bandung. Setelah itu, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui arah jalan pulang ke Cianjur.

"Pulangnya pake Google Maps tapi yang fitur mobil, kan Google Maps ada fitur untuk mobil, motor, jalan kaki, diarahkan masuk Pasteur, keluar Tol Baros," ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (9/5).

Ia menuturkan, pengendara ojol tersebut masuk ke Tol Pasteur karena merasa seperti jalan biasa. Sebab tidak terdapat palang tol. Saat pengendara tersebut keluar dari Tol Baros langsung dicegat oleh petugas yang sedang melakukan penyekatan terkait larangan mudik.

"Iya (nyelonong), karena di pintu Tol Pasteur kan enggak ada palang tol nya, jadi kaya jalan biasa menurut si Bapaknya," ungkapnya.

Petugas akhirnya menegur dan memperingati pengendara ojek tersebut sebab yang bersangkutan terlihat ketakutan saat didatangi petugas. Selain itu, pihaknya juga mengajarkan yang bersangkutan mengenai penggunaan Google Maps.

"Kasihan si bapaknya ketakutan dikerubungi polisi. Akhirnya cuma kita tegur dan peringati dan disuruh istirahat sebentar di posko sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Cianjur," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA