Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Catat, Hari ini Terjadi Puncak Hujan Meteor Lyrids

Kamis 22 Apr 2021 03:55 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Hujan Meteor Lyrid

Hujan Meteor Lyrid

Foto: Huffington Post
Puncak hujan meteor terjadi pada 22 April 19.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hujan meteor besar pertama pada tahun 2021, Lyrids, akan muncul di langit malam.

Hujan meteor Lyrid terjadi setiap tahun pada bulan April, dimulai sekitar 16 April hingga sekitar 25 April. Menurut laman instagram Lapan, hujan meteor ini berasal dari sisa debu komet C/1861 G1 Thatcher.

Puncak hujan meteor terjadi pada 22 April 19.00 WIB sehingga dapat disaksikan sejak terbit di arah barat laut sekitar pukul 22.15 waktu setempat hingga fajar bahari berakhir esok harinya.

Baca Juga

Menurut pakar astronomi dari AccuWeather dan EarthSky, di daerah pedesaan yang gelap, di bawah langit tanpa bulan, pengamat bintang biasanya dapat melihat sekitar 10 hingga 20 meteor per jam melintasi langit saat hujan meteor Lyrid memuncak. Jumlah itu berkurang menjadi hanya segelintir meteor setiap jam di daerah perkotaan dan tempat lain yang dipenuhi dengan lampu jalan dan lampu terang lainnya.

Salah satu kekurangan pada hujan Lyrid tahun ini yakni diperkirakan akan mencapai puncaknya saat bulan sekitar dua pertiga purnama. Alhasil, kecerahan bulan dapat membatasi jumlah meteor yang terlihat jelas saat melintasi langit.

Bulan purnama pada April ini merupakan Supermoon. Supermoon April akan menjadi yang pertama dari tiga supermoon berturut-turut yang muncul di langit tahun ini.

Meski memiliki sebutan pink, warna bulan  tidak akan terlihat merah muda. Nama itu hanya mengacu pada bunga merah muda yang mulai mekar sepanjang tahun ini.

"Supermoon" adalah bulan purnama saat orbitnya melacak lebih dekat ke Bumi daripada bulan purnama rata-rata. Hasilnya, bulan tampak 7 persen hingga 14 persen lebih besar dan hingga 30 persen lebih terang daripada bulan purnama biasa. Terutama saat bulan mulai terbit di cakrawala atau jika kondisi atmosfer ideal.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA