Mi Loka, Sajian Bubur Manis Adat Pepatih di Malaysia

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Ani Nursalikah

 Senin 12 Apr 2021 13:50 WIB

Mi loka adalah sejenis bubur manis melayu dengan pisang yang dicampur dengan sejenis mi yang dikenal dengan mi siput. Mi loka merupakan hidangan terfavorit di kalangan masyarakat Adat Pepatih, terutama selama bulan Ramadhan. Foto: Bernama Mi loka adalah sejenis bubur manis melayu dengan pisang yang dicampur dengan sejenis mi yang dikenal dengan mi siput. Mi loka merupakan hidangan terfavorit di kalangan masyarakat Adat Pepatih, terutama selama bulan Ramadhan.

Mi Loka, salah satu hidangan penutup favorit warga Adat Pepatih selama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Mi loka mungkin masih asing bagi sebagian besar masyarakat Malaysia. Makanan penutup tradisional dari provinsi Negeri Sembilan ini merupakan hidangan terfavorit di kalangan masyarakat Adat Pepatih, terutama selama bulan Ramadhan.

Mi loka adalah sejenis bubur manis melayu yang dicampur dengan sejenis mi yang dikenal dengan mi siput. Tetua suku Seri Lemak Minangkabau Nazariah Mohd Noh mengakui mi loka memang belum begitu dikenal luas.

Selama ini mi loka lebih banyak disajikan dalam kegiatan masyarakat Adat Pepatih. Atas dasar itu, mi loka dianggap belum populer.

Baca Juga

"Mi loka merupakan makanan favorit disini, terutama bagi kalangan tua karena sangat mudah disiapkan. Anda hanya membutuhkan gula aren, gula putih, pisang nangka, daun pandan, dan santan," kata Nazariah dilansir di Bernama, Sabtu (10/4).

Nazariah mempraktikkan cara memasak mi loka saat dikunjungi oleh para pewarta Malaysia. "Mi loka bisa juga dimakan dengan roti atau pulut (sejenis ketan)," lanjut Nazariah.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Play Podcast X