Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Fonseca Puji Reaksi Pemain Roma Saat Comeback Lawan Ajax

Jumat 09 Apr 2021 08:44 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pelatih kepala Roma Paulo Fonseca.

Pelatih kepala Roma Paulo Fonseca.

Foto: EPA-EFE/HUGO DELGADO
AS Roma tertinggal lebih dulu sebelum mengalahkan Ajax 2-1 di Liga Europa.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Pelatih AS Roma Paulo Fonseca memuji reaksi pasukannya saat bangkit melawan tuan rumah Ajax Amsterdam pada leg pertama babak perempat final Liga Europa, di Stadion Amsterdam Arena, Jumat (9/4) dini hari WIB. Roma membawa pulang kemenangan 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

“Kami selalu sadar bahwa kami bisa mencetak gol di sini, tim merasa percaya diri bahkan di saat-saat sulit. Ini kemenangan besar,” ujarnya dilansir dari Football Italia.

Baca Juga

Fonseca mengatakan hasil tersebut sebagai kemenangan penting. Terlebih i Lupi mengahadapi Ajax, tim hebat yang selalu menghadirkan masalah kepada lawannya. Ia puas anak asuhnya menampilkan performa yang luar biasa. 

Kedua tim terbuka untuk maju ke fase berikutnya. Kendati demikian kemenangan tandang akan sangat berguna menuju leg kedua di kandang sendiri. 

Menurut Foneseca, pertandingan tersebut berjalan dengan penuh intensitas dan ketegangan hebat. Namun skuad i Lupi bermain sesuai dengan rencana permainan yang sudah disiapkan. Hingga akhirnya Roma pulang ke Italia dengan kepala tegak.

Fonseca menjawab alasan Roma tampil lebih baik di Liga Europa dibandingkan di Serie A. Ia mengatakan penampilan Roma di Serie A tak begitu buruk. Faktanya, Srigala Roma berada di posisi keempat klasemen.

Dalam kesempatan tersebut ia juga berkomentar tentang pemberitaan perselisihan antara di dalam timnya. Ia menyebut kabar tersebut merupakan berita bohong. Ia bahkan marah atas pemberitaan tersebut.

“Pekan ini ada segala macam kekacauan yang diciptakan dengan kebohongan yang luar biasa. Itu semua bohong, itu tidak benar,” ujarnya. 

Ia mempertanyakan mengapa Roma dipenuhi dengan kabar bohong. Padahal Roma merupakan satu-satunya tim Italia yang bermain di Eropa. Menurutnya seharusnya semuanya memberikan semangat.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA