Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Filipina Hadapi Kenaikan Kasus Covid-19 Tertinggi

Ahad 21 Mar 2021 19:21 WIB

Red: Nur Aini

 Seorang polisi memberikan isyarat tongkat kepada pembeli di sepanjang jalan di Manila, Filipina, ilustrasi

Seorang polisi memberikan isyarat tongkat kepada pembeli di sepanjang jalan di Manila, Filipina, ilustrasi

Foto: EPA-EFE/FRANCIS R. MALASIG
Filipina mencatat lebih dari 7.000 kasus baru Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Filipina mencatat 7.757 kasus tambahan Covid-19 pada Ahad (21/3), peningkatan satu hari tertinggi kedua di negara Asia Tenggara itu sejak pandemi dimulai.

Hitungan harian mengikuti rekor infeksi Sabtu (20/3) dan menandai hari ketiga berturut-turut kasus baru yang dikonfirmasi mencapai 7.000. Filipina sedang berjuang melawan lonjakan infeksi baru, termasuk dari varian baru dan lebih menular, yang mendorong pemerintah untuk memperketat pembatasan terutama di wilayah ibu kota.

Baca Juga

Dalam buletinnya, Departemen Kesehatan (DOH) mengatakan total kasus yang tercatat telah meningkat menjadi 663.794 sementara kematian yang dikonfirmasi telah mencapai 12.968, dengan 39 kematian lainnya tercatat pada Ahad. Total kesembuhan meningkat 15.288 menjadi 577.754.

DOH menyarankan masyarakat untuk menangguhkan perjalanan yang tidak penting dan memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan masyarakat minimum, yang mencakup pemakaian masker bahkan di rumah saat tidak sendirian.

"Kami perlu memastikan bahwa rumah sakit kami tidak kewalahan, jadi setiap orang harus bertindak dengan kewaspadaan ekstrem dan membantu mengurangi penularan dengan konsisten mengikuti langkah-langkah pencegahan kami," katanya.

Pemerintah telah memberlakukan kembali jam malam di wilayah ibu kota, di mana beberapa komunitas yang dilanda wabah telah diisolasi dan beberapa bisnis diperintahkan untuk ditutup sementara.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA