Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Satgas Karawang: Bencana Banjir Picu Lonjakan Kasus Covid

Selasa 09 Mar 2021 21:06 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Virus corona  (ilustrasi).

Virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Warga diimbau agar senantiasa jaga protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana mengatakan, bencana banjir mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 dari klaster keluarga di Karawang. Selama tiga hari terakhir angka penambahan kasus mencapai lebih dari 1.600 orang.

"Selama tiga hari terakhir, setelah banjir melanda Karawang, terjadi penambahan 1.688 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19," katanya, di Karawang, Selasa.

Ia menyampaikan, penyebaran virus Corona saat terjadi banjir tidak dimasukkan ke dalam klaster banjir. Namun masuk dalam klaster keluarga.Sesuai dengan data Satgas Penanganan COVID-19 Karawang, pada Kamis (4/3) terjadi penambahan 400 orang dari hari sebelumnya dan yang meninggal 25 orang.

Baca Juga

Kemudian pada Jumat (5/3) terjadi penambahan 398 kasus dan meninggal 24 orang.Selanjutnya pada Sabtu (6/3), bertambah 433 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang meninggal dunia sebanyak 26 orang.Lalu pada Ahad (7/3) bertambah 457 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang meninggal bertambah 31 orang.

"Covid-19 memang tak mengenal waktu dan tempat. Protokol kesehatan menjadi kunci utama dalam pencegahan," katanya.

Penyebaran Covid-19 setelah banjir kebanyakan terjadi di wilayah Kecamatan Karawang Barat, Kecamatan Karawang Timur dan Telukjambe Timur.Dari data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini untuk kasus aktif di setiap kluster diantaranya dari kluster keluarga sebanyak 372 orang, lalu klaster industri 239, kesehatan 45, dan kluster perkantoran 35 orang.

Sementara pada Selasa ini, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 14.734 kasus. Rinciannya, sebanyak 1.137 orang yang masih dirawat atau positif aktif,  pasien Covid-19 yang meninggal tercatat 458 orang dan yang dinyatakan sembuh mencapai 13.139 pasien.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA