Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Torino Diterpa Covid, Kasus Juventus Vs Napoli Terulang

Rabu 03 Mar 2021 15:14 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Para pemain Torino (ilustrasi)

Para pemain Torino (ilustrasi)

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Torino tak datang ke markas Lazio di Stadion Olimpico, Rabu (3/3) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Penyelenggara Serie A Italia ternyata memutuskan tetap menjalankan pertandingan Lazio melawan Torino di Stadio Olimpico pada Rabu (3/3) dini hari WIB. Padahal Lega Serie A sudah mendapatkan informasi kasus Covid yang menyerang il Toro.

Alhasil, pertandingan antara kedua tim gagal terlaksana karena tim Torino tak datang setelah delapan pemainnya terkena Covid-19. Pemerintah Kota Turin melarang skuad il Toro melakukan perjalanan keluar kota. 

Dalam laporan kantor berita ANSA yang dikutip Football Italia, Rabu, Lega Serie A langsung berkoordinasi dengan satuan tugas Covid-19 setempat. Setelah berdiskusi, diputuskan pertandingan tetap digelar pada Rabu. Pemain Lazio sudah hadir bersama wasit, tapi laga tak digelar karena tim tamu tak datang.

Baca Juga

Skuad Torino tak bisa beranjak dari Turin. Mereka tidak mengambil risiko dengan memberangkatkan pemain. 

Torino juga terancam tidak bisa berlaga melawan Crotone, akhir pekan ini. Pada waktu yang sama, Lazio juga dijadwalkan bertanding melawan Juventus.

Torino menjanjikan akan berjuang habis-habisan seperti Napoli jika mereka dinyatakan kalah WO. Kasus seperti ini pernah terjadi pada Napoli dan Juventus, Oktober tahun lalu. Kedua tim tidak bisa bertanding karena pemerintah Kota Napoli melarang pemain Napoli berangkat ke Turin.

Penyelenggara Serie A menyatakan Juventus menang WO karena Napoli tidak hadir dalam pertandingan tersebut. Namun Napoli menang dalam banding sehingga Serie A harus menentukan jadwal pertandingan ulang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA