Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Rahasia Sehat, Makan Buah dan Sayur Setiap Hari

Kamis 04 Mar 2021 01:21 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Makanan sehat (ilustrasi)

Makanan sehat (ilustrasi)

Foto: Pixabay
Diet ideal memuat tiga porsi sayur dan dua porsi buah setiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar kesehatan dari Universitas Harvard menemukan resep hidup sehat. Menurut penelitian yang digagas tim Harvard, rahasianya adalah menerapkan pola makan alias diet ideal yang memuat tiga porsi sayur dan dua porsi buah setiap hari.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hanya satu dari 10 warga AS yang menyantap makanan dengan pola demikian. Padahal, asupan itu adalah sumber krusial untuk nutrisi dasar yang dibutuhkan oleh tubuh.
 
Informasi lain, setiap tahunnya ada 45 juta warga AS yang melakukan diet dan secara kolektif menghabiskan 33 miliar dolar AS (sekitar Rp 473 triliun). Kebanyakan dana itu untuk membeli suplemen serta merancang program perencanaan diet.

Daripada terus melakukan itu, tim Harvard menganjurkan metode yang lebih sederhana dengan cara konsumsi sayur dan buah. Kesimpulan itu didapat setelah tim menganalisis dua basis data besar beserta 26 studi dari seluruh dunia.

Pemimpin utama studi, Dong Wang, menyampaikan penurunan risiko kematian dini sekitar 13 persen dibandingkan yang tidak menyantapnya. Wang yang merupakan pakar nutrisi dan epidemiologi menyampaikan, rutin makan buah dan sayur dikaitkan dengan kesehatan optimal jantung dan paru-paru.

Orang yang rutin makan dengan cara tersebut menunjukkan penurunan risiko 12 persen meninggal dunia karena penyakit jantung. Untuk penyakit pernapasan, penurunan risikonya tercatat dalam angka yang lebih signifikan, yaitu sebesar 35 persen.

Mereka juga mengalami penurunan risiko 10 persen untuk mengidap kanker. Secara umum, kematian akibat penyakit kronis menurun drastis dengan rutin menyantapnya. Memakannya lebih dari porsi rekomendasi itu juga tidak menjadi masalah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA