Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Joe Biden akan Tanggapi Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Senin 01 Mar 2021 03:17 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nur Aini

 Presiden AS Joe Biden

Presiden AS Joe Biden

Foto: AP/Evan Vucci
Intelijen AS menyebut putra mahkota Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden AS Joe Biden akan membuat pernyataan pada Senin (1/3) ihwal sikap terhadap Arab Saudi. Langkah itu menyusul laporan intelijen AS yang menemukan bahwa Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

"Akan ada pengumuman pada hari Senin (1/3) tentang apa yang akan kami lakukan dengan Arab Saudi secara umum," demikian kata Biden ketika ditanya apakah akan menjatuhi hukuman bagi putra mahkota.

Dirilis oleh kantor Direktur Intelijen Nasional AS, laporan tersebut menyimpulkan bahwa MBS menyetujui untuk menangkap atau membunuh Khashoggi yang dianggap sebagai ancaman bagi kerajaan. Sang putra mahkota juga menyetujui tindakan kekerasan terhadap Khashoggi, untuk membungkamnya.

Baca Juga

Kementerian Luar Negeri Saudi membantah keabsahan laporan tersebut dan tidak menerimanya. “Laporan itu berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat," demikian pernyataan Saudi seperti dilansir dari Anadolu Agency pada Ahad (28/2).

Pada Jumat (26/2), Departemen Keuangan telah menjatuhkan sanksi pada Ahmad Hassan Mohammed al-Asiri, mantan Wakil Kepala Kepresidenan Intelijen Umum Arab Saudi, dan pelindung bin Salman, yang dikenal sebagai Pasukan Intervensi Cepat (RIF). Menurut laporan, dari 15 orang yang merupakan tim Saudi yang dikirim ke Istanbul pada 2018, tujuh berasal dari RIF.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA