Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Vaksinasi Covid-19 Turunkan Admisi RS Hingga 94 Persen

Selasa 23 Feb 2021 03:03 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Vaksin (ilustrasi)

Vaksin (ilustrasi)

Foto: AP Photo/LM Otero
Studi ini terjadi di Skotlandia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program vaksinasi Covid-19 tampak mulai menunjukkan hasil di Skotlandia. Sejak vaksinasi Covid-19 dilakukan, tingkat admisi atau penerimaan pasien di rumah sakit mengalami penurunan hingga 94 persen.

Temuan yang memberikan harapan ini diungkapkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Edinburgh, University of Strathclyde, dan Public Health Scotland. Studi ini mencakup seluruh populasi warga di Skotlandia yang mencapai 5,4 juta orang.

Studi ini melibatkan 21 persen warga Skotlandia yang menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada periode 8 Desember 2020 sampai 15 Februari 2021. Vaksin yang diberikan adalah vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Astrazeneca.

Peneliti lalu melakukan perbandingan data antara kelompok orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama dengan kelompok yang belum mendapatkan vaksin. Empat pekan setelah pemberian vaksin Covid-19 Oxford dosis pertama, peneliti mendapati adanya penurunan admisi rumah sakit hingga 94 persen.

Orang-orang yang menerima vaksin Covid-29 Pfizer juga memiliki risiko untuk dirawat di rumah sakit 85 persen lebih rendah pada 28-34 hari setelah pemberian dosis pertama. Temuan ini menunjukkan adanya penurunan risiko perawatan di rumah sakit yang drastis pascavaksinasi Covid-19.

Baca juga : Umat Manusia Mendambakan Vaksin Nusantara

"Hasil-hasil ini sangat memebrikan harapan dan memberikan kami alasan yang besar untuk optimistis terhadap masa depan," jelas ketua tim peneliti dan Direktur USHER institute dari University of Edinburgh Profesor Aziz Sheikh, seperti dilansir iNews UK.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA