Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

UMP Bangun Pertashop di Desa Kalibagor

Selasa 16 Feb 2021 17:48 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Fuji Pratiwi

Petugas mengisi BBM Pertamax konsumen di Pertashop (ilustrasi). Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membangun Pertashop di Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Petugas mengisi BBM Pertamax konsumen di Pertashop (ilustrasi). Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membangun Pertashop di Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pertashop di Desa Kalibagor merupakan upaya membentuk kemandirian ekonomi UMP.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melebarkan sayap amal usahanya di bidang penyediaan energi. Salah satunya dengan membangun Pertashop di Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Peresmian Pertashop tersebut dihadiri jajaran pimpinan UMP dan Bupati Banyumas Achmad Husein, Selasa (16/2).

''Pengelolaan pertashop ini dilakukan CV Insan Madani Energi yang merupakan baidang usaha milik UMP,'' kata Rektor UMP Jebul Suroso.

Baca Juga

Meski berorientasi pada keuntungan, dia menyebutkan, pembangunan dan pengelolaan Pertashop ini juga dalam rangka pengabdian masyarakat yang dilakukan UMP. ''Selain untuk mendekatkan sarana kebutuhan energi masyarakat, dalam pengelolaan Pertashop ini kami juga menjalin kerja sama dengan pemerintah desa,'' kata dia menjelaskan.

Pola kerja sama dengan pemerintah desa dilakukan dengan menjalin kemitraan. Dalam MoU antara UMP dan pemerintah desa, maka tenaga kerja yang terserap dalam amal usaha Pertashop, akan sepenuhnya berasal dari warga desa tersebut.

Ke depan UMP akan mempertimbangkan pembangunan Pertashop di beberapa lokasi lainnya. ''Yang saat ini sedang dikaji, adalah mengenai kemungkinan pembangunan Pertashop di lingkungan kampus UMP. Dengan jumlah mahasiswa mencapai 26 ribu orang, saya kita potensi Pertashop di lingkungan kampus akan cukup besar,'' ungkap Jebul.

Direktur CV Insan Madani Energi H Umar AR, mengatakan, pembangunan Pertashop di Desa Kalibagor ini merupakan upaya membentuk kemandirian ekonomi bagi UMP, agar tidak terlalu tergantung pada sumbangan biaya pendidikan yang dibebankan pada mahasiswa. Selain telah mengelola Pertashop, CV Insan Madani Energi juga mengelola stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap.

Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV Adeka Sangtraga Hitapriya, menyebutkan, potensi pasar Pertashop di wilayah Banyumas, masih cukup besar. Hal ini mengingat keberadaan Pertashop di Banyumas, masih sangat sedikit.

''Sampai saat ini, di Banyumas baru ada enam Pertashop. Empat Pertashop dibangun dalam program percontohan lokasi, sedangkan dua Pertashop lainnya dibangun melalui program kemitraan,'' kata Adeka.

Saat ini, kata dia, ada tiga Pertashop lagi yang sedang dibangun melalui program kemitraan. Harapan Pertamina Rayon IV sebenarnya ada enam Pertashop lagi yang bisa dibangun tahun ini.

"Dengan demikian, penyediaan BBM dengan harga jual yang sama dengan SPBU akan semakin dekat dengan masyarakat,'' ucap Adeka.

Bupati Banyumas Achmad Husein berharap, keberadaan Pertashop di Banyumas bisa semakin merata di tengah masyarakat. Hal ini bukan saja akan makin mendekatkan kebutuhan BBM pada masyarakat, tapi juga bisa menyerap tenaga kerja cukup besar.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA