Jumat 12 Feb 2021 07:29 WIB

AS Sediakan 600 Juta Dosis Vaksin hingga Juli

AS mendapatkan komitmen kontrak dari Moderna dan Pfizer untuk pengiriman akhir Juli.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memiliki cukup pasokan vaksin Covid-19 pada periode Juni hingga September untuk 300 juta orang warganya. Di awal pemerintahannya, Biden berupaya mempercepat produksi vaksin Covid-19.
Foto: EPA-EFE/EDUARDO MUNOZ
Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memiliki cukup pasokan vaksin Covid-19 pada periode Juni hingga September untuk 300 juta orang warganya. Di awal pemerintahannya, Biden berupaya mempercepat produksi vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memiliki cukup pasokan vaksin Covid-19 pada periode Juni hingga September untuk 300 juta orang warganya. Di awal pemerintahannya, Biden berupaya mempercepat produksi vaksin Covid-19.

Dalam 100 hari pertama menjabat, Biden memargetkan dapat memberikan lebih dari 100 juta dosis vaksin dengan lebih dari 26 juta suntikan diberikan dalam tiga minggu pertamanya. "Tujuan akhir kami adalah mengalahkan Covid-19," kata Biden dilansir AP News, Jumat (12/2). 

Baca Juga

Biden sebelumnya mengunjungi para ilmuwan terkemuka negaranya yang berada di garis depan melawan Covid-19. Biden mengunjungi Laboratorium Patogenesis Viral, tempat pembuatan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Moderna dan diluncurkan di AS dan negara lain.

Pada Kamis (11/2) kemarin, Biden mengumumkan bahwa AS telah mendapatkan komitmen kontrak dari Moderna dan Pfizer untuk mengirimkan 600 juta dosis vaksin pada akhir Juli 2021. Periode tersebut lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Kami sekarang berada di jalur yang tepat untuk memiliki cukup pasokan untuk 300 juta orang Amerika pada akhir Juli," kata Biden mengumumkan.

Pemberian suntikan vaksin bisa jauh lebih cepat apabila vaksin virus corona ketiga dari produsen obat Johnson & Johnson mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration. Biden menekankan, pemerintahannya akan melakukan segala kemungkinan untuk meningkatkan pasokan vaksin.

“Ini adalah proses pembelajaran yang sangat sulit,” kata Biden.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement