Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Semangat Pemain Everton di Markas MU Puaskan Ancelotti

Ahad 07 Feb 2021 08:16 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Friska Yolandha

epa08804398 Seamus Coleman (R) of Everton in action against Marcus Rashford (C) of Manchester United during the English Premier League soccer match between Everton FC and Manchester United in Liverpool, Britain, 07 November 2020.  EPA-EFE/Carl Recine / POOL

epa08804398 Seamus Coleman (R) of Everton in action against Marcus Rashford (C) of Manchester United during the English Premier League soccer match between Everton FC and Manchester United in Liverpool, Britain, 07 November 2020. EPA-EFE/Carl Recine / POOL

Foto: REUTERS POOL /Carl Recine / POOL
Duel Everton dan MU berakhir imbang 3-3.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Everton meraih satu poin penting di markas Manchester United. Kedua tim bertemu dalam lanjutan Liga Primer Inggris musim 2020/21.

Duel di Stadion Old Trafford, Ahad (7/2) dini hari WIB, berakhir imbang 3-3. Berkali-kali ketinggalan, tak membuat kubu tamu patah arang.

Pada babak pertama, the Toffees sudah tertinggal 0-2. Di luar dugaan, sekitar tujuh menit selepas turun minum, skor sudah imbang 2-2.

Baca Juga

Tuan rumah kembali memimpin pada menit ke-70, melalui tandukan Scott McTominay. Beberapa detik sebelum duel berakhir, penyerang si biru, Dominic Calvert-Lewin mengoyak jala David de Gea. 

"Saya sangat bangga. Tim menunjukkan spirit yang sangat bagus. Itulah mengapa kami mendapatkan hasil imbang ini. Bahkan ketika kami tertinggal 2-3, kami menunjukkan kami tidak ingin mengalami kekalahan," kata pelatih Everton, Carlo Ancelotti, dikutip dari laman resmi klubnya.

Ia mengakui, pasukannya sedikit tertekan melihat hasil babak pertama. Namun secara keseluruhan Don Carlo melihat anak asuhnya memulai laga dengan baik.

Calvert-Lewin turut bereaksi. Ia merasa timmya pantas mendapatkan hasil imbang ini. 

"Usaha dan semangat yang kami tunjukkan pada babak kedua, sangat bagus," ujar penyerang 23 tahun itu.

Menurut dia yang terpenting adalah konsistensi. Saatnya mereka mempertahankan spirit seperti di Old Trafford menuju pekan-pekan lanjutan.

Kubu the Toffees yang menyimpan dua laga tunda masih berada di luar zona big four. Calvert-Lewin dan rekan-rekannya bertengger di tangga keenam.

Dengan mengantongi 37 poin, pasukan Don Carlo tertinggal tiga angka dari Liverpool di posisi keempat. Persaingan di papan atas semakin ketat.

Ada beberapa tim yang berjuang meraih gelar. Ada juga yang fokus mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA