Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

2 Kecamatan Depok Catat Pasien Sembuh Covid-19 di Atas 3.000

Kamis 04 Feb 2021 17:38 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Covid-19. Sesuai dengan grafik progres kasus konfirmasi berdasarkan wilayah, terdapat dua kecamatan di Depok dengan case sembuh di atas 3.000 orang.

Ilustrasi Covid-19. Sesuai dengan grafik progres kasus konfirmasi berdasarkan wilayah, terdapat dua kecamatan di Depok dengan case sembuh di atas 3.000 orang.

Foto: Pixabay
Dua kecamatan itu adalah Cimanggis 3.370 orang dan Tapos 3.191 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC). Kota Depok kembali merilis data perkembangan kasus virus Corona (Covid-19). Sesuai dengan grafik progres kasus konfirmasi berdasarkan wilayah, terdapat dua kecamatan dengan case sembuh di atas 3.000 orang.

"Dua kecamatan tersebut adalah Kecamatan Cimanggis dengan case sembuh sebanyak 3.370 orang. Lalu, Kecamatan Tapos 3.191 orang sembuh," ujar Jubir GTPPC Depok, Dadang Wihana, Kamis (4/2).

Sementara itu, lanjut Dadang, untuk case kematiaan terendah terdapat di Kecamatan Cinere dengan 22 case kematian serta  Kecamatan Cipayung dengan 26 case kematian.

"Dalam rilis tersebut juga tertulis, jumlah pasien sembuh bertambah  655 orang. Dengan demikian totalnya menjadi 23.212 orang atau mencapai 82,18 persen," jelasnya.

Sedangkan kasus konfirmasi positif  totalnya sebanyak 28.244 orang dan kasus konfirmasi aktif 4.438 orang. Lalu untuk kasus suspek aktif  727 orang serta kasus kontak erat aktif 2.353 orang. Pada data tersebut, juga terjadi penambahan kasus pasien yang meninggal 11 orang. Dengan demikian, jumlahnya menjadi  594 orang.

Baca juga : Perusahaan Farmasi Malaysia Pastikan Vaksin Sinovac Halal

"Kemudian, terdapat juga pasien probabel aktif sebanyak 35 orang yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat, gagal napas. Atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR," jelasnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA