Rabu 03 Feb 2021 23:54 WIB

Video ABG Dianiaya Viral di Medsos, Polisi Amankan Pelaku

Penganiayaan terjadi di TPU Pilangpayung Desa Lempuyang.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Teguh Firmansyah
Penganiayaan (Ilustrasi)
Penganiayaan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Video dua remaja putri yang melakukan kekerasan terhadap seorang remaja putri lainnya di Kabupaten Indramayu, viral di media sosial. Jajaran Satreskrim Polres Indramayu pun berhasil mengamankan pelaku, tak kurang dari 24 jam setelah video itu viral.

Dua pelaku tindak kekerasan itu masing-masing berinisial N (16), warga Kecamatan Jatibarang dan D (15), asal Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Sedangkan korban berinisial U (16), warga Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Baca Juga

‘’Mereka masih menjalani pemeriksaan. Karena mereka masih dibawah umur, maka kami lakukan pendampingan,’’ kata Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Reskrim, AKP Luthfi Olot Gigantara didampingi Kasubag Humas, AKP Budiyanto, Rabu (3/2).

Pelaku diamankan di Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/2) sekitar pukul 07.00 WIB.

Budiyanto menjelaskan, kejadian penganiayaan yang dilakukan pelaku secara bersama – sama itu  terjadi pada Senin (1/2) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa itu terjadi di areal tempat pemakaman umum (TPU) Pilangpayung Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa itu bermula saat korban yang sedang berada di rumah orang tuanya di Kecamatan Gantar, dijemput oleh temannya yang berinisial  D (15). Korban kemudian diturunkan di areal TPU Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan.

Pelaku D (15) kemudian berbicara dengan korban dan langsung memukul serta menendang korban. Tindak kekerasan serupa juga dilakukan oleh teman pelaku berinisial N (16).

Video kekerasan yang dilakukan dua gadis ABG itupun viral di media sosial Facebook pada Selasa (2/2). Dalam video itu terlihat korban hanya pasrah bahkan diam saat dicaci maki dan dipukuli.

Korban kemudian terlihat menangis saat kedua pelaku terus memukulinya dan berusaha menyeret dengan cara menarik rambutnya. Terlihat dua orang remaja pria yang semula diam melihat hal tersebut, lalu salah satunya berusaha melindungi korban dari amukan kedua pelaku.

‘’Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka memar di bagian mata sebelah kiri dan lecet di bagian bibir bawah dan kedua lututnya,’’ kata Budiyanto.

Budiyanto menjelaskan, terjadinya tindak kekerasan tersebut dipicu akibat berebut pacar dengan motif cemburu. Kasus tersebut hingga kini masih didalami polisi. Ada enam orang yang sudah dimintai keterangan. Yakni korban, terduga pelaku dan saksi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement