Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Besok, Jokowi Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Selasa 26 Jan 2021 17:02 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani suntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani suntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Foto: @jokowi
Presiden Jokowi dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua pada Rabu (27/1) besok. Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. 

"Iya benar (besok)," ujar Wiku, Selasa (26/1). 

Jadwal vaksinasi dosis kedua juga pernah diunggah oleh Presiden Jokowi sendiri melalui akun media sosialnya. Presiden sempat mengunggah kartu vaksinasi yang memuat informasi mengenai jadwal vaksinasi, baik dosis pertama dan kedua. 

Baca Juga

Setelah mendapat vaksin suntikan vaksin Sinovac dosis pertama pada 13 Januari 2021 lalu, Jokowi harus menjalani vaksinasi dosis kedua berselang 14 hari, pada 27 Januari 2021. Pada kartu vaksinasi presiden juga ditulis lokasi pelaksanaan vaksinasi, yakni Klinik Husada Setia Waspada Mako Paspampres. 

"Kartu yang akan diberikan kepada semua orang yang divaksinasi ini sekaligus pengingat agar tepat waktu menjalani vaksin kedua," kata Jokowi dalam unggahannya, Rabu (13/1) lalu. 

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin dalam rangkaian program vaksinasi Covid-19. Dalam prosesi vaksinasi perdana saat itu, Jokowi juga didampingi sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, seperti Sekjen MUI sekaligus tokoh Muhammadiyah Amirsyah Tambunan, Rais Syuriah PBNU Kiai Ahmad Ishomuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, hingga selebritas Rafi Ahmad. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA