Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Filipina akan Jaga Hubungan Bersahabat dengan AS

Rabu 20 Jan 2021 18:10 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Foto: AP Photo/Ahn Young-joon
Duterte pernah berulang kali mencerca Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Filipina akan menjaga hubungan yang dekat dan bersahabat dengan Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden. Sikap ini diambil di tengah periode ketegangan dalam aliansi keduanya yang telah berusia puluhan tahun.

"Kami sekali lagi mengucapkan selamat kepada presiden yang akan datang dan kami berharap dapat menjalin hubungan yang dekat dan bersahabat dengan pemerintahan Biden," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque kepada CNN Filipina menjelang pelantikan Biden, Rabu.

Hubungan kedua negara telah diuji sejak Presiden Filipina Rodrigo Duterte menjabat pada 2016. Duterte melontarkan cercaan sarat sumpah serapah terhadap AS. Ia berulang kali mengancam akan membatalkan perjanjian militer bilateral Filipina-AS.

Duterte telah mengupayakan hubungan yang lebih hangat dengan China dan Rusia. Duterte pernah berkata dia tidak akan mengunjungi AS, menyebutnya sebagai negara yang "buruk".

Meskipun Duterte telah berbicara secara positif tentang Presiden AS Donald Trump, dia tetap kritis terhadap kebijakan luar negeri Amerika.

Analis politik Filipina memperkirakan pemerintahan Biden lebih vokal daripada pendahulunya tentang masalah hak asasi manusia di Filipina, termasuk peperangan Duterte melawan narkoba, yang telah menewaskan ribuan orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA