Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Bantu Korban Gempa, PLN Terjunkan Tenaga Medis di Mamuju

Senin 18 Jan 2021 17:40 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Friska Yolandha

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban gempa bumi di Rumah Sakit Mitra Manakarra di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1/2021). Memasuki hari keempat pascagempa bumi, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban di sejumlah lokasi, sementara BNPB menyatakan berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 19.00 WITA jumlah korban gempa bumi yang meninggal berjumlah 81 orang.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban gempa bumi di Rumah Sakit Mitra Manakarra di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1/2021). Memasuki hari keempat pascagempa bumi, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban di sejumlah lokasi, sementara BNPB menyatakan berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 19.00 WITA jumlah korban gempa bumi yang meninggal berjumlah 81 orang.

Foto: Antara/Abriawan Abhe
Sembilan tim medis diterjunkan untuk membantu masyarakat terdampak gempa.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- PLN menerjunkan tenaga medis untuk membantu korban terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan ini diberikan selain upaya memulihkan kelistrikan di dua daerah yang diguncang gempa dengan magnitudo 6,2 skala richter (SR) pada Jumat (15/1) tersebut.

Tenaga medis yang diturunkan PLN berjumlah sembilan orang, yakni empat dokter dan lima perawat. Selain itu, terdapat dua ambulans untuk membantu mengevakuasi korban terdampak gempa.

Baca Juga

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program PLN Peduli yang didukung oleh Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN. Hadirnya tenaga medis ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak gempa memperoleh pelayanan medis.

"Ini merupakan wujud kepedulian PLN, sejak awal gempa kami sudah turun mulai dari kelistrikannya, kami buka posko bantuan dan dapur umum selain melayani tim kita juga layani masyarakat," ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Senin (18/1).

Tidak hanya dokter umum, Agus menambahkan, PLN juga menerjunkan dokter spesialis bedah tulang untuk membantu korban gempa.

"Kami kirimkan juga dokter spesialis tulang, untuk membantu tenaga kesehatan yang sudah ada di sini guna menangani korban. Kami akan berkoordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Bencana yang ada," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA