Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Tim SAR Temukan Velg Roda Pesawat SJ 182

Rabu 13 Jan 2021 21:39 WIB

Red: Ratna Puspita

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kantong jenazah pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 rute Jakarta-Pontianak pada hari kelima operasi SAR di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (13/1). Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan hingga Rabu (13/1) pukul 18.50 WIB telah mengumpulkan 141 kantong jenazah dan 59 kantong bagian pesawat.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kantong jenazah pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 rute Jakarta-Pontianak pada hari kelima operasi SAR di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (13/1). Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan hingga Rabu (13/1) pukul 18.50 WIB telah mengumpulkan 141 kantong jenazah dan 59 kantong bagian pesawat.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pencarian pada hari kelima dilakukan dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim SAR Gabungan kembali menemukan serpihan pesawat dan velg roda pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu pada Rabu (13/1). "Terima kasih kepada Komandan KRI Parang yang telah menyerahkan kepada kami serpihan pesawat, tidak ada bagian tubuh atau body part korban," ujar Direktur Operasi Basarnas Rasman MS di Jakarta, Rabu (13/1).

Rasman mengatakan, Basarnas memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan di lapangan, para penyelam dalam kondisi cuaca yang kurang begitu bersahabat. Kendati demikian, masih mampu mendapatkan objek-objek pencarian.

Kapal KRI Parang menyerahkan temuan-temuan dari tim penyelam TNI AL pada sore hari, yakni tiga kantong berisi serpihan pesawat dan perlengkapan pribadi korban, seperti pakaian. Kemudian KRI Parang juga menyerahkan temuan velg roda pesawat dan serpihan besar pesawat.

Baca Juga

"Total untuk hari ini Rabu (13/1) adal serpihan kecilnya lima, serpihan besarnya dua, kemudian untuk bagian tubuh korban dua. Ini yang terakhir," kata Direktur Operasi Basarnas tersebut.

Dia mengatakan, menurut informasi, ini adalah kapal terakhir yang masuk untuk menyerahkan objek pencarian.

Sebelumnya rencana kegiatan pada hari kelima atau Rabu (13/1) pada prinsipnya sama dengan kegiatan operasi kemarin. Yakni, unit udara tetap melakukan pencarian lewat udara yang areanya semakin luas, karena kemungkinan ada serpihan dan korban yang terbawa arus.

Demikian juga dengan di laut, yakni sektor pencarian tetap dibagi dalam enam sektor dari seluruh unsur laut yang terlibat. Dalam kegiatan untuk hari ini unsur yang terlibat hampir sama dengan kemarin. Personel yang diterjunkan masih sekitar 3.300 orang.

Sedangkan kapal yang diturunkan 54 kapal, kendaraan laut kecil sekitar 20 unit, dan pesawat yang standby untuk melaksanakan kegiatan pencarian sebanyak 13 unit.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA