Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Bio Farma Terima Sertifikat Halal untuk Vaksin Covid-19

Rabu 13 Jan 2021 10:28 WIB

Rep: M Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha

PT Bio Farma (Persero) menerima sertifikat halal untuk produk vaksin covid-19 Sinovac dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) pada Rabu (13/1). Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kemenag terhadap kepengurusan sertifikat halal.

PT Bio Farma (Persero) menerima sertifikat halal untuk produk vaksin covid-19 Sinovac dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) pada Rabu (13/1). Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kemenag terhadap kepengurusan sertifikat halal.

Foto: MUHAMMAD ADIMAJA/ANTARA FOTO
Sertifikasi halal menjadi isu utama dalam pengaaan vaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bio Farma (Persero) menerima sertifikat halal untuk produk vaksin covid-19 Sinovac dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) pada Rabu (13/1). Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kemenag terhadap kepengurusan sertifikat halal.

"Kita tahu kondisi pandemi berikan pelajaran sangat berharga bagi kita semua akan pentingnya kolaborasi semua stakeholder untuk keluar dari permasalahan ini," ujar Honesti dalam acara penyerahan sertifikat halal untuk produk vaksin covid-19 Sinovac dari BPJPH Kemenag di Jakarta, Rabu (13/1).

Honesti menyampaikan sertifikat halal merupakan isu utama dalam pengadaan vaksin. Honesti tak ingin kasus pada program vaksin rubella terulang kembali lantaran tak memiliki sertifikat halal.

Baca Juga

"Masalah halal isu utama di negara kit. Kita belajar dari pengalaman tidak optimalnya program vaksin rubella pada 2018," ucap Honesti.

Kata Honesti, persoalan halal juga menjadi perhatian utama dari Presiden Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Honesti mengatakan produk vaksin di Indonesia harus memenuhi sejumlah faktor, meliputi keamanan, khasiat, mutu, dan jaminan halal.

"Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kita melakukan proses ini dengan seksama dan alhamdulillah dengan dukungan dari Kemenag maka hari ini kita bisa mendapat sertifikat halal," ungkap Honesti.

Honesti mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi covid-19.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA