Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

OJK Batalkan Lima Tanda Daftar Fintech Lending

Senin 11 Jan 2021 11:01 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha

Industri financial technology (fintech) mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Industri financial technology (fintech) mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Foto: Tim Infografis Republika.co.id
Penyelenggara fintech lending wajib memiliki modal disetor Rp 15 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis nama-nama fintech P2P lending terdaftar dan berizin per 22 Desember 2020 menjadi 149 perusahaan. Adapun sepanjang Desember 2020, terdapat lima surat tanda bukti terdaftar yang dibatalkan. 

Jika dirinci, per 7 Desember 2020 terdapat dua penyelenggara yang dibatalkan surat tanda bukti terdaftarnya, yakni PT Danakoo Mitra Artha dan PT Glotech Prima Vista. Ketika itu jumlah penyelenggara sebanyak 152 entitas. Sepekan kemudian, pada 15 Desember 2020 OJK mencatat terdapat satu entitas yakni PT Solusi Finansial Inklusif Indonesia yang dibatalkan surat tanda bukti terdaftarnya. 

Maka begitu, jumlah penyelenggara kembali menyusut menjadi 151 entitas. Tercatat per 22 Desember 2020, OJK kembali merilis jumlah penyelenggara fintech lending terdaftar dan berizin sebanyak 149 perusahaan. Terdapat dua penyelenggara yakni PT Seva Kreasi Digital dan PT Asia Ocean Fintek dibatalkan surat tanda bukti terdaftarnya. Dari 149 penyelenggara tersebut, terdapat 36 penyelenggara yang mengantongi status berizin dan 113 penyelenggara lainnya berstatus terdaftar, sebanyak 11 penyelenggara tercatat menjalankan bisnis syariah. 

Baca Juga

"OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK. Hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan Whatsapp 081157157157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang Anda terima," seperti dikutip OJK, Senin (11/1).

Jika ditinjau sepanjang tahun lalu setidaknya terdapat 15 penyelenggara fintech lending yang tanda bukti terdaftar. Adapun jumlah penyelenggara fintech lending pernah mencapai 164 perusahaan pada akhir 2019. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA