Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Rumah Zakat Salurkan Siaga Pangan di Perkampungan 1001 Malam

Kamis 26 Nov 2020 14:22 WIB

Red: Gita Amanda

Xiaomi Indonesia bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan Siaga Pangan untuk masyarakat Perkampungan Pemulung di Keputih dan Perkampungan 1001 Malam, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan.

Xiaomi Indonesia bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan Siaga Pangan untuk masyarakat Perkampungan Pemulung di Keputih dan Perkampungan 1001 Malam, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan.

Foto: Rumah Zakat
Sebanyak 200 kaleng Siaga Pangan olahan daging kaleng berupa kornet dan rendang

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pandemi masih belum berakhir, dampaknya masih dirasakan oleh semua masyarakat. Karena itu, Xiaomi Indonesia bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan Siaga Pangan untuk masyarakat Perkampungan Pemulung di Keputih dan Perkampungan 1001 Malam, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan.

Lokasi Pertama berada di Surabaya Timur, tepatnya di Perkampungan Pemulung. Saat Tim Rumah Zakat sampai di lokasi penyaluran, warga sedang beraktivitas seperti biasa. Beberapa sibuk menyortir barang-barang dari tumpukan sampah dan lainnya menimbang barang-barang yang telah disortir.

Baca Juga

Mereka telah terbiasa dengan bau yang menyengat dan lalat yang mengerubung. Sebanyak 200 kaleng Siaga Pangan olahan daging kaleng berupa kornet dan rendang disalurkan kepada penerima manfaat setempat.

“Terima kasih ya Xiaomi dan Rumah Zakat, Alhamdulillah bisa dimasak buat lauk untuk keluarga dan mohon maaf tempatnya bau mbak kalau di sini," ucap Ulfa (42 tahun) penerima manfaat.

photo
Xiaomi Indonesia bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan Siaga Pangan untuk masyarakat Perkampungan Pemulung di Keputih dan Perkampungan 1001 Malam, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan. - (Rumah Zakat)
 

Sebanyak 288 kaleng untuk Lokasi kedua di daerah Surabaya Utara, di Perkampungan 1001 malam. Kampung yang dihuni 175 Kepala Keluarga (KK) ini berada di bawah jembatan tol. Akses ke kampung ini juga cukup sulit, untuk menyebrang diharuskan dengan perahu tambangan berbayar, begitu pula dengan masyarakat setiap harinya. Kampung ini mayoritas warganya berprofesi sebagai pengamen, pemulung, pedagang, pengemis dan kuli bangunan.

“Matur nuwun Xiaomi dan Rumah Zakat, sudah memberi bantuan disini, besok akan saya masak buat lauk orang rumah," ujar Siti (46) seraya sedang mengasuh anaknya yang masih kecil.

“Alhamdulillah atas support Xiaomi Indonesia bersama Rumah Zakat, distribusi Siaga Pangan semoga menjadi keberkahan warga setempat, yang di rasa memang tepat sasaran,” ucap Diaz, Penanggung Jawab Penyaluran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA