Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Rumah Zakat Survei Penerima Bantuan Modal

Kamis 26 Nov 2020 05:08 WIB

Red: Hiru Muhammad

Relawan Desa Berdaya Cikeusik melakukan survey terhadap beberapa pelaku usaha yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Berkah Bersama di Desa Berdaya Cikeusik, Selasa (16/11)

Relawan Desa Berdaya Cikeusik melakukan survey terhadap beberapa pelaku usaha yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Berkah Bersama di Desa Berdaya Cikeusik, Selasa (16/11)

Foto: istimewa
Survei dilakukan untuk mendata para calon penerima bantuan modal usaha.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG--Relawan Desa Berdaya Cikeusik melakukan survey terhadap beberapa pelaku usaha yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Berkah Bersama di Desa Berdaya Cikeusik, Selasa (16/11). Survey ini dilakukan untuk mendata para pelaku usaha yang nantinya akan dibantu permodalannya agar bisa meningkatkan kapasitas usahanya sehingga bisa menjadi usaha yang besar dan mandiri.

Ada beberapa jenis usaha yang disurvey. Diantaranya warung sembako, penjual pakaian, warung nasi, produk olahan serbuk jahe merah, keripik, gula merah atau gula semut, dan juga kelompok ternak domba. Salah satu pelaku usaha warung sembako Nurhaeti merasa senang karena bantuan modal usaha disaat pandemi seperti sekarang ini. Bantuan usaha tersebut nantinya akan digunakan untuk modal dagangan dan juga untuk menambah aset usaha yang dibutuhkan.

Lain halnya dengan Hasanudin seorang pengusaha yang bergerak dibidang tailor atau menjahit dimana selama musim pandemi covid-19 ini usahanya sangat sepi. Sebelum pandemi ia bisa meraup omset jutaan rupiah perhari, akan tetapi saat pandemi sekarang ini omset usahanya menurun drastis bahkan seharinya hanya meraup omset lima puluh ribu sampai seratus ribu rupiah saja. Ia berharap dengan adanya modal bantuan usaha ini bisa kembali meningkatkan usahanya yang sempat lesu.

Selain itu, modal usaha ini juga akan disalurkan untuk pengembangan kelompok ternak domba yang tergabung dalam kelompok ternak domba Baraya. Asep selaku ketua kelompok berharap dengan adanya bantuan modal ini kelompok ternak bisa meningkatkan produktifitas ternaknya. “ Target kami untuk musim kurban tahun depan bisa menghasilkan doma kurban sebanyak 50 ekor dari 5 orang anggota kami yang aktif. jadi perorangnya kita targetkan 10 ekor domba khusus penggemukan,” tuturnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA