Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Warga AS Sambut Meriah Kemenangan Biden

Ahad 08 Nov 2020 05:37 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Polisi berjaga saat masyarakat Amerika merayakan kemenangan Presiden AS terpilih Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris di jalanan Los Angeles, Sabtu (7/11) waktu AS.

Polisi berjaga saat masyarakat Amerika merayakan kemenangan Presiden AS terpilih Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris di jalanan Los Angeles, Sabtu (7/11) waktu AS.

Foto: AP Photo/Ringo H.W. Chiu
Lagu "We Are the Champios" diputar luas sambut kemenangan Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, WILMINGTON -- Joe Biden dari Partai Demokrat terpilih menjadi presiden Amerika Serikat (AS) dengan kemenangan 20 suara Electoral College di negara bagian Pennsylvania dan membuatnya menembuh 270 suara yang dibutuhkan. Pengumuman hasil ini pun disambut meriah oleh warga dengan banyak ekspresi perayaan.

Hasil yang menunjukkan kemenangan Biden disambut meriah oleh banyak pihak. Sorak-sorai meriah di aula hotel tempat para pembantu Biden menginap dan di kota-kota di seluruh negeri.

Sorakan dan tepuk tangan terdengar di lingkungan sekitar Washington, DC, dengan orang-orang muncul ke balkon, berteriak, membunyikan klakson mobil dan membenturkan pot. Gelombang kebisingan dibangun karena lebih banyak orang mengetahui berita tersebut. Beberapa menangis, musik mulai dimainkan, “We are the Champions” meraung.

Lingkungan Bedford-Stuyvesant di Brooklyn, orang-orang bertepuk tangan, dan berteriak kegirangan saat berita itu menyebar. Beberapa warga menari di tangga darurat sebuah gedung, bersorak-sorai sementara yang lain berteriak "ya!" saat mereka lewat.

Biden meminta warga AS untuk bersatu setelah kampanye yang menghasilkan kemarahan dan retorika. “Dengan berakhirnya kampanye, inilah saatnya untuk melupakan kemarahan dan retorika keras kita dan bersatu sebagai sebuah bangsa. Saatnya Amerika bersatu. Dan untuk menyembuhkan,” katanya di Twitter.

Kemenangan Biden didorong oleh dukungan kuat dari berbagai kelompok termasuk wanita, Afrika-Amerika, pemilih kulit putih dengan gelar sarjana, dan penduduk kota. Dia unggul lebih dari empat juta suara di atas Trump dalam penghitungan suara populer nasional. Biden diharapkan untuk berpidato setelah pukul 20.00 pada Sabtu (7/11) waktu setempat dari kampung halamannya di Wilmington, Delaware, dilansir dari Reuters.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA