Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Trump Ungguli Biden di Florida

Rabu 04 Nov 2020 13:34 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pilpres AS.

Pilpres AS.

Foto: EPA-EFE/JOHN G. MABANGLO
Florida merupakan salah satu negara bagian kunci yang diperebutkan Trump dan Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kandidat presiden petahana Donald Trump memimpin perolehan suara dari lawannya, Joe Biden, di Negara Bagian Florida--yang dianggap sebagai wilayah krusial dalam pemilu Amerika Serikat (AS), pada Selasa. Sementara perhitungan suara di wilayah-wilayah lainnya masih dalam proses, termasuk sejumlah negara bagian yang bukan merupakan kantong suara Trump ataupun Biden.

Berdasarkan proyeksi perolehan suara, kedua pesaing ini meraih kemenangan di basis suara mereka masing-masing. Wilayah konservatif seperti Alabama, Indiana, Kentucky, dan Tennessee menjadi milik Trump, sementara Massachusetts, Vermont, New York, dan Connecticut untuk Biden.

Di Florida, wilayah yang dibidik Trump agar ia meraih suara Electoral College yang dibutuhkan untuk menang, Trump mengungguli Biden dengan catatan persentase suara 51,2 persen berbanding 47,8 persen dengan 93 persen total suara yang telah dihitung.

Suara Electoral College ditetapkan oleh masing-masing negara bagian, tergantung pada jumlah populasi mereka. Kekuatan Trump di Florida kali ini berasal dari suara yang relatif meningkat daripada pemilu 2016 di area-area dengan populasi tinggi orang Latin di negara bagian itu.

Selama berbulan-bulan belakangan, muncul keluhan dari para aktivis Latin di Partai Demokrat--yang mengusung Biden. Joe Biden dinilai mengabaikan para pemilih Hispanik dan hanya memfokuskan perhatiannya pada orang Kulit Hitam di kota-kota di kawasan Barat-Tengah (Midwestern).

Survei exit poll lembaga penelitian Edison Research menunjukkan bahwa Biden memimpin Trump dalam hal suara pemilih non-Kulit Putih. Namun di sisi lain Trump memperoleh suara pemilih non-Kulit Putih lebih tinggi dibandingkan pemilu 2016.

Survei tersebut menunjukkan sekitar 11 persen pemilih Afrika-Amerika, 31 persen pemilih Hispanik, dan 30 persen pemilih Asia-Amerika memberikan suara mereka untuk Trump. Angka itu naik sekitar 3 persen rata-rata dari perolehan Trump di 2016.

Dengan keunggulan Trump di Florida, bagaimanapun Biden masih mempunyai kesempatan untuk unggul dalam Electoral College dari suara di sejumlah negara bagian lainnya.

Sejauh ini, Trump dan Biden bersaing ketat di wilayah krusial lainnya. Misalnya di North Carolina, kedua rival memperoleh 49,4 persen suara, atas hitungan suara masuk sebanyak 86 persen. Di Ohio, Trump unggul tipis 50,5 persen suara dengan 69 persen suara yang telah dihitung. Di Texas, Biden memimpin dengan 49,6 persen berbanding 49 persen dengan 72 persen total suara.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA