Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Satu Warga Paris Terinfeksi Covid-19 Tiap 30 Detik

Rabu 04 Nov 2020 12:36 WIB

Red: Indira Rezkisari

Restoran tutup di salah satu sudut Kota Paris. Akibat lonjakan kasus, Paris dan kota-kota lain Prancis kembali lockdown selama setidaknya empat pekan untuk menekan laju kasus baru virus corona.

Restoran tutup di salah satu sudut Kota Paris. Akibat lonjakan kasus, Paris dan kota-kota lain Prancis kembali lockdown selama setidaknya empat pekan untuk menekan laju kasus baru virus corona.

Foto: EPA-EFE/MOHAMMED BADRA
Kota Paris kembali jalani lockdown akibat tingginya kasus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Seorang warga Paris terinfeksi Covid-19 setiap 30 detik. Sementara setiap 15 menit ada warga Paris yang tiba di rumah sakit akibat penyakit tersebut, kata Menteri Kesehatan Olivier Veran dikutip Rabu (4/11).

Veran menyampaikan komentar tersebut kepada Radio RTL sebagai tanggapan atas tuntutan Wali Kota Paris Anne Hidalgo. Wali Kota meminta untuk membuka toko buku kecil dan toko kecil lainnya untuk mencoba menjaga laju perdagangan dan aktivitas sosial terus berjalan meskipun ada penguncian (lockdown) baru di Prancis.

Namun, Veran mengatakan langkah pembukaan seperti itu terlalu berisiko mengingat tingkat infeksi Covid-19 yang tinggi di ibu kota Prancis.

"Dia (Anne Hidalgo) tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 15 menit, di rumah sakit Paris, ada orang sakit yang dirawat karena Covid-19. Dia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 30 detik, ada warga Paris yang terkontaminasi," kata Veran.

"Kami ingin menyelamatkan Paris dan rakyat Prancis dan kami melakukannya dengan tekad dan konsistensi," ujar dia.

Prancis melaporkan rekor 52.518 kasus baru Covid-19 pada Senin. Sementara jumlah korban jiwa akibat Covid-19 di negara itu naik 416 menjadi 37.435, dilansir dari Reuters.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA