Kamis 01 Oct 2020 12:39 WIB

80 Persen Tempat Isolasi Pasien Covid di Kota Bekasi Terisi

Kasus positif Covid-19 Kota Bekasi mencapai 3.237.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Friska Yolandha
 Seorang pekerja yang mengenakan pakaian pelindung berjalan di luar fasilitas karantina untuk orang-orang yang menunjukkan gejala COVID-19 di tengah wabah virus corona di Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi di pinggiran Jakarta, Indonesia, Senin, 28 September 2020.
Foto: AP Photo/Achmad Ibrahim
Seorang pekerja yang mengenakan pakaian pelindung berjalan di luar fasilitas karantina untuk orang-orang yang menunjukkan gejala COVID-19 di tengah wabah virus corona di Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi di pinggiran Jakarta, Indonesia, Senin, 28 September 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kapasitas tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Bekasi tersisa 195 tempat tidur/bed. Jumlah tersebut mewakili 79,18 persen total tempat tidur isolasi yang tersedia di wilayah ini. 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr Rina Oktavia, menuturkan, saat ini total kapasitas isolasi baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), RS rujukan swasta maupun di RSD Stadion Patriot Candrabhaga berjumlah 932 tempat tidur.

Baca Juga

“(Terisi) 79,18 persen dan sisa tempat tidur yang belum terpakai 195 tempat tidur,” kata Rina, kepada wartawan, Kamis (1/10).

Rina merinci, untuk RSUD Chasbullah Abdulmadjid, ruang isolasi yang terisi sudah mencapai 109 tempat tidur. Di RSUD kelas D Jati Sampurna, ada 14 tempat tidur terisi. Tempat tidur RSUD kelas D Pondok Gede 14 yang terisi, dan RSUD kelas D Bantar Gebang 14 yang terisi.

Sementara itu, tempat tidur isolasi yang tersedia di RS Swasta rujukan di Kota Bekasi, pada 11 September 2020, jumlahnya ada 464 tempat tidur. Jumlah itu tersebar di 42 RS.

Adapun, data terakhir Gugus Tugas Covid-19, Kota Bekasi, pada Ahad (27/9), menunjukkan, angka positif Covid-19 jumlahnya mencapai 3.237 kasus. Sedangkan untuk kasus positif yang sudah selesai atau sembuh angkanya mencapai 2.903 kasus. 

Jumlah pasien meninggal per Selasa (29/9), angkanya mencapai 147 pemakaman. Sementara yang terpapar penyakit menular/khusus dan dimakamkam menggunakan protap ada 261 pemakaman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement