Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Kapasitas Rawat Inap RS di Purbalingga Masih Terbatas

Selasa 15 Sep 2020 05:56 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Christiyaningsih

Daya tampung rumah sakit di Kabupaten Purbalingga masih sangat terbatas. Ilustrasi.

Daya tampung rumah sakit di Kabupaten Purbalingga masih sangat terbatas. Ilustrasi.

Foto: Antara/Zabur Karuru
Daya tampung rumah sakit di Kabupaten Purbalingga masih sangat terbatas

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Daya tampung rumah sakit di Kabupaten Purbalingga masih sangat terbatas. Bukan hanya dalam kemampuan menampung pasien Covid-19, namun juga pasien penyakit lainnya.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan, jumlah bed atau kapasitas tempat tidur yang tersedia di rumah sakit-rumah sakit wilayahnya saat ini hanya mencapai 660 tempat tidur.

''Kapasitas ini masih jauh dari standar World Health Organization (WHO). Idealnya, ketersediaan tempat tidur rumah sakit itu 1 per 1000 penduduk,'' jelas saat meresmikan beroperasinya Rumah Sakit Islam (RSI) At-Tin Husada, Senin (14/9).

Dia menyebutkan, jumlah penduduk Purbalingga saat ini sudah hampir mendekati satu juta jiwa. Dengan jumlah penduduk sebanyak itu, harusnya kapasitas tempat tidur rumah sakit di Purbalingga mencapai 1.000 bed. ''Dengan demikian, kekurangan kapasitas tempat tidur rumah sakit di Purbalingga masih cukup besar,'' katanya.

Untuk itu dia berharap, diresmikannya RSI At-Tin Husada akan mengurangi kekurangan bed rumah sakit di Purbalingga. Dalam kesempatan itu, dia berharap pengelola RSI At-Tin Husada dapat bersinergi dengan pemkab dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga.

''Saya yakin, apapun visi-misi kita itu sama. Yakni, bagaimana kita bisa menolong masyarakat Purbalingga yang sedang sakit dan bagaimana kita bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada seluruh warga masyarakat Purbalingga,'' katanya.

Pemilik RSI At-Tin Husada Purbalingga Hj Sri Yatin menyebut RS At-Tin Husada memiliki sarana yang cukup lengkap. Selain memberikan pelayanan IGD 24 jam, RS yang dikelolanya memiliki ruang rawat inap dengan kapasitas 110 bed dengan kelas pelayanan VVIP, VIP, kelas 1, 2, dan kelas 3. 

''Kelengkapan sebagai rumah sakit tipe C sudah terpenuhi. Antara lain seperti kelengkapan ruang IGD, ruang operasi, serta peralatan medis,'' jelasnya.

Dia juga menyebutkan RS-nya sudah memiliki kamar isolasi, kamar operasi, ICU, HCU, radiologi, serta alat CT Scan dengan 23 slide yang akan terus diperbarui. ''Ke depan, kami sedang melengkapi layanan RS dengan pelayanan cuci darah atau hemodialisa,'' katanya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA