Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Belanda Vs Italia, Bonucci Puji Van Dijk dan Chiellini

Senin 07 Sep 2020 11:35 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Bek tim nasional Italia Leonardo Bonucci (kiri) berduel memperebutkan bola dengan penyerang Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko dalam laga UEFA Nations League 2020/21 Divisi A Grup 1 (A1) di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Italia, Jumat (4/9/2020) waktu setempat.

Bek tim nasional Italia Leonardo Bonucci (kiri) berduel memperebutkan bola dengan penyerang Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko dalam laga UEFA Nations League 2020/21 Divisi A Grup 1 (A1) di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Italia, Jumat (4/9/2020) waktu setempat.

Foto: edin dzeko
Italia akan melawan Belanda di Grup 1 Liga A UEFA Nations League, Selasa (8/9) WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Bek timnas Italia, Leonardo Bonucci memuji Virgil van Djik dan Giorgio Chiellini sebagai dua dari lima bek terbaik di dunia. Pujian tersebut ia sampaikan jelang laga Italia melawan Belanda di Grup 1 Liga A (A1) UEFA Nations League, di Amsterdam Arena, Selasa (8/9) dini hari WIB.

Italia membuka pertandingan grup dengan hasil imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina. Sedangkan Belanda meraih kemenangan 1-0 atas Polandia. Dengan demikian Italia duduk di urutan tiga dan Belanda memuncaki klasemen.

“Kita beruntung melihat dua bek terbaik dunia berhadapan, seperti Giorgio Chiellini dan Virgil van Dijk, yang menurut saya adalah dua dari lima besar,” ujarnya dilansir dari Football Italia, Senin (7/9).

Baca Juga

Italia dinilai cukup beruntung karena dua bek tangguh milik Belanda, Matthijs de Ligt dan Stefan de Vrij, cedera. Kendati demikian Van Dijk dinilai masih bisa menjaga pertahanan Belanda tetap kokoh.

Menurut Bonucci, Van Dijk bermain bagus di Liga Inggris dan layak menjadi kandidat peraih Ballon d’Or. Sementara Chiellini di matanya adalah sosok bek berpengalaman yang telah menjadi pemain bertahan terbaik selama 15 tahun terakhir.

Bonucci menilai, cara bertahan Belanda dan Italia sangat berbeda. Oranje, menurutnya bertahan mengandalkan kekuatan fisik sedangkan Italia dengan taktik.

Bonucci kemudian berbicara tentang timnya secara menyeluruh.  Ia mengungkapkan timnya akan sedikit berjuang keras. Setelah tiga bulan lockdown, ia menilai satu sama lain telah berbicara dan ingin memastikan seluruh orang di dalamnya menjadi satu kesatuan sebagai tim.

“Ini bukan lagi pilihan pemain internasional, ini tim asli. Setelah kami gagal lolos ke Piala Dunia 2018, kami menemukan kembali antusiasme kami berkat para pemain muda dan kerja keras pelatih,” tuturnya.

Hasil imbang 1-1 melawan Bosnia membuat rekor kemenangan 11 kali beruntun yag dibukukan Azzurri terhenti. Ini diperkirakan akan sedikit berdampak kepada mereka saat melawan Belanda.

“Undian pembuka membuat upaya kami untuk menempati posisi teratas lebih rumit, tapi kami juga memulainya seperti ini tahun lalu dan masih sangat dekat untuk mencapai fase terakhir,” katanya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA