Rabu 27 May 2020 12:01 WIB

Bank Sentral Kanada Siap Luncurkan Lebih Banyak Stimulus

Bank sentral sudah memangkas suku bunga acuan hingga ke level terendah.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha
Organisasi nonprofit The Canadian Snowbirds terbang mengelilingi CN Tower di Toronto, Kanada, sebagai penghormatan pada warga Kanada yang terlibat dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Ahad (10/5).
Foto: Nathan Denette/The Canadian Press via AP
Organisasi nonprofit The Canadian Snowbirds terbang mengelilingi CN Tower di Toronto, Kanada, sebagai penghormatan pada warga Kanada yang terlibat dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Ahad (10/5).

REPUBLIKA.CO.ID, OTTAWA -- Bank Sentral Kanada siap meluncurkan lebih banyak stimulus moneter jika dibutuhkan. Gubernur Bank Sentral Kanada Stephen Poloz menyampaikan, stimulus akan siap agar dapat mencapai target inflasi dua persen.

"Jika stimulus moneter lebih jauh diperlukan untuk mencapai target inflasi kita, bank sentral punya instrumen yang siap menyalurkannya," kata Poloz kepada komite keuangan Senat, dilansir Reuters, Selasa (26/5).

Baca Juga

Ia menambahkan, bank sentral sudah memangkas suku bunga acuan hingga ke level terendah yakni 0,25 persen sejak wabah dimulai. Bank Kanada juga sudah meluncurkan program pembelian obligasi pemerintah skala besar pertamanya untuk melonggarkan tekanan di pasar finansial.

Krisis bersama dengan melorotnya harga minyak telah membuat inflasi tahunan pada April mencapai skala negatif untuk pertama kalinya sejak 2009. Untuk mengangkatnya kembali sesuai target, Poloz mengatakan sangat penting untuk menstabilkan ekonomi dan mengembalikan output ekonomi dan tenaga kerja ke potensinya.

Poloz akan segera pensiun pekan depan. Namun bank sentral sudah mempersiapkan sejumlah program yang telah diluncurkan dalam mendukung kelancaran sistem keuangan di pasar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement