Kamis 30 Apr 2020 21:36 WIB

Atasi Covid-19, ACT Salurkan Bantuan ke RS di Yogyakarta

ACT terus berikhtiar membersamai tenaga medis dalam situasi pandemi Covid-19

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Hasanul Rizqa
Logo ACT Aksi Cepat Tanggap
Foto: act
Logo ACT Aksi Cepat Tanggap

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pandemi Covid-19 membuat tenaga medis terus berjibaku. Mereka pun memerlukan alat pelindung diri (APD) sesuai kebutuhan harian.

Sebagai bentuk dukungan terhadap mereka, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan sejumlah APD ke sembilan unit rumah sakit (RS) dan Puskesmas Wates. Tidak hanya itu, lembaga kemanusiaan ini juga mendistribusikan multivitamin dan makanan.

Baca Juga

Adapun rumah-rumah sakit yang menerima bantuan tersebut ialah RSUP Sardjito, RSUD Sleman, RSU Rachma Husada, RSA UGM, RS Bethesda, RSUD Kota Yogyakarta, RS Nur Hidayah, RSUD Wonosari, dan RSUD Panembahan Senopati.

Seluruh bantuan terdiri atas 64 boks APD. Tiap boks berisi masker N-95, hazmat, pelindung wajah, sepatu bot, 25 paket multivitamin, dan 300 paket makanan. Seluruhnya diperuntukkan bagi para tenaga medis di tiap fasilitas kesehatan yang dituju. Selain itu, ACT juga memberikan dua unit wastafel portabel yakni kepada RS Bethesda dan RSUD Kota Yogyakarta.

Koordinator Program ACT DIY, Kharis Pradana mengatakan, para petugas medis adalah pahlawan. Sebab, mereka berada di garda terdepan dalam melawan Covid-19. Dalam jangka waktu sebulan ini, lanjut dia, banyak rumah sakit dan puskesmas di DIY yang terus kekurangan APD.

"Karena itu, ACT sebagai lembaga kemanusiaan terus berikhtiar membersamai perjuangan tenaga medis dengan program medical support yang terus kami lakukan," kata Kharis, Kamis (30/4).

ACT sendiri menargetkan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk mencegah persebaran Covid-19. Baik lewat program-program bantuan untuk tenaga medis maupun bantuan pangan gratis untuk masyarakat prasejahtera yang terdampak.

Kepala Puskesmas Wates, Eka Damayanti, menyampaikan terima kasih terhadap bantuan yang telah diserahkan kepada mereka dan RS-RS di DIY. Baik berupa APD seperti masker, hand sanitizer dan pelindung wajah maupun multivitamin.

"Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang bertugas di pelayanan kesehatan, kami berharap semoga pandemi ini segera berakhir," ujar Eka.

Sampai saat ini, kebutuhan berupa APD di rumah sakit maupun puskesmas masih sangat dibutuhkan. Terlebih, jumlah APD memang sangat terbatas serta pasien dengan gejala Covid-19 masih terus berdatangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement