Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Pemerintah Perlu Beri Perhatian kepada Sekolah Swasta

Selasa 28 Apr 2020 17:05 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Ratna Puspita

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti

Foto: Republika TV/Muhammad Rizki Triyana
Sekolah swasta yang bergantung pada dana orang tua menjadi pihak terdampak Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian kepada sekolah swasta dan gurunya. Pada masa darurat Covid-19 ini, penting untuk mengambil tindakan afirmatif terhadap sekolah swasta karena mereka menjadi pihak yang cukup terdampak. 

Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai daerah otomatis berdampak pada kemampuan ekonomi keluarga. Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti mengatakan, saat ini tidak sedikit masyarakat menjadi penganggur mendadak karena di-PHK dari pekerjaannya sebagai dampak Covid-19. 

"Di antara para keluarga tersebut, ada orang tua siswa yang anaknya di sekolah swasta," kata Retno, dalam konferensi pers secara daring, Selasa (28/4). 

Baca Juga

Menurunnya pendapatan keluarga, menurut Retno, berdampak pada sulitnya membayar uang sekolah, khususnya di sekolah swasta. Yayasan sekolah swasta biasanya bergantung pada dana orang tua atau SPP. 

"Akhirnya sulit mengelola sekolah dan memberikan upah bagi guru sehingga gurunya terancam di-PHK atau minimal dipotong 50 persen upahnya," kata Retno. 

Di sinilah, dia melanjutkan, pemerintah mestinya mampu mengantisipasi lonjakan sekolah swasta yang terancam tidak bisa beroperasi. Di sisi lain, pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak bisa dilakukan setiap bulan. 

Terkait hal ini, ia mengatakan, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih atau insentif kepada sekolah swasta. "Tindakan afirmatif yang di luar dana BOS tentunya," kata Retno menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA