Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Arnold Schwarzenegger Pakai Masker Bertuliskan 'We'll Back'

Senin 20 Apr 2020 13:07 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Aktor Hollywood Arnold Schwarzenegger menyampaikan pesan optimisme lewat kata-kata ikonik dari film Terminator yang disablon di maskernya.

Aktor Hollywood Arnold Schwarzenegger menyampaikan pesan optimisme lewat kata-kata ikonik dari film Terminator yang disablon di maskernya.

Foto: Instagram
Arnold Schwarzenegger menggunakan masker dengan kata-kata ikonik film "Terminator".

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Aktor Hollywood Arnold Schwarzenegger memiliki pesan sederhana untuk dunia yang sedang bertarung melawan “musuh” yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Dia menyampaikan pesan optimisme itu memakai kata-kata ikonik dari film Terminator yang melambungkan namanya.

We'll be back (Kita akan kembali),” demikian tulisan di masker wajah yang Schwarzenegger kenakan. Dilansir Men's Health, Schwarzenegger melakukan langkah-langkah keselamatan publik dengan serius, bahkan saat menaiki sepeda baru-baru ini.

Dia menggenakan masker hitam dengan tulisan, “We’ll Back” dengan sablon warna putih, seperti Terminator. Aktor berusia 72 tahun, mantan binaragawan, dan gubernur Kalifornia itu sebelumnya terlihat di Brentwood, Kalifornia, pada pada 17 April.

Baca Juga



Tindakan tak terduga Schwarzenegger itu juga menjadi pesan bagi kaum muda yang berisiko menularkan virus corona baru penyebab Covid-19 agar lebih menjaga diri. Schwarzenegger menjual masker wajah itu toko daringnya seharga Rp 200 ribuan. 

Semua laba bersih dari penjualan masker akan diberikan ke After-School All-Stars, yakni sebuah organisasi nirlaba yang didirikan Schwarzenegger pada 1992. Organisasi itu menyediakan program-program, seperti sekolah gratis untuk menjaga anak-anak aman dan membantu mereka berhasil di sekolah dan kehidupan.

Programnya mencakup pendidikan seni, pelatihan sains, teknologi, teknik dan matematika, dan pengembangan kebugaran. Hanya saja, kini, program tersebut sedang tidak aktif, karena sekolah-sekolah di seluruh negeri tutup.

"Dengan ditutupnya sekolah, kami tidak dapat menyediakan program normal untuk 100 ribu anak-anak, tetapi kami mengambil komitmen dengan serius sehingga kami berbalik untuk menggunakan staf pendukung sekolah untuk mengirimkan bahan makanan ke keluarga,” tulis Schwarzenegger.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA