Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Panda di Kebun Binatang Hong Kong Kawin Alami Saat Lockdown

Rabu 08 Apr 2020 11:34 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Panda raksasa (ilustrasi)

Panda raksasa (ilustrasi)

Kawin alami panda raksasa di Kebun Binatang Hong Kong baru terjadi setelah 10 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Kondisi sepi di Hong Kong menjadi kabar baik bagi sepasang panda untuk melakukan kawin alami. Ocean Park menyatakan, proses perkawinan tersebut telah dilakukan sejak 10 tahun yang lalu dan baru berhasil kali ini.

Panda bernama Ying Ying dan Le Le merupakan penghuni lama Ocean Park di Hong Kong. Kebun binatang sudah melakukan percobaan dan pembelajaran selama 10 tahun sebelum akhirnya berhasil dilakukan kawin alami.

"Proses kawin alami yang sukses hari ini sangat menarik bagi kita semua, karena peluang kehamilan melalui perkawinan alami lebih tinggi daripada dengan inseminasi buatan," kata  direktur eksekutif untuk operasi zoologi dan konservasi di Ocean Park, Michael Boos, dikutip dari CNN.

Baca Juga

Wabah virus corona membuat kebun binatang telah ditutup untuk pengunjung sejak akhir Januari. Staf memperhatikan perilaku tertentu dalam dua panda raksasa yang umum terjadi selama musim kawin, yang terjadi setiap tahun antara bulan Maret dan Mei.

"Sejak akhir Maret, Ying Ying mulai menghabiskan lebih banyak waktu bermain di air, sementara Le Le telah meninggalkan aroma di sekitar habitatnya dan mencari aroma Ying Ying di daerah itu," ujar pernyataan resmi Ocean Park.

Masih terlalu dini untuk menyatakan perkawinan alami itu akan menghasilkan bayi panda. Namun, tubuh Ying Ying dan perubahan perilakunya sedang dipantau secara ketat saat ini oleh petugas kebun binatang.

"Jika berhasil, tanda-tanda kehamilan, termasuk fluktuasi level hormon dan perubahan perilaku dapat diamati pada awal Juni, meskipun selalu ada kemungkinan Ying Ying dapat mengalami kehamilan semu," kata Boos.

Kabar tentang perkawinan alami itu merupakan peristiwa besar dalam upaya konservasi untuk spesies yang saat ini terdaftar rentan atau satu kategori di bawah terancam punah. Ocean Park menyatakan, hanya ada sekitar 1.800 panda raksasa yang tetap berada di habitat aslinya.

"Kami berharap dapat membawa berita kehamilan yang luar biasa kepada warga Hong Kong tahun ini dan memberikan kontribusi lebih lanjut untuk konservasi spesies yang rentan ini," kata Boos.

Jika Ying Ying hamil, masa kehamilan panda raksasa berkisar antara 72 dan 324 hari. Kebun binatang mengatakan, akan berbagi pembaruan tentang perjalanan panda menjadi ibu untuk masyarakat luas. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA