Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Harga Sawit di Riau Naik

Rabu 25 Mar 2020 16:43 WIB

Red: Friska Yolandha

Buruh kerja memanen kelapa sawit di perkebunan kawasan Cimulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/9/2019).

Buruh kerja memanen kelapa sawit di perkebunan kawasan Cimulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/9/2019).

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Kenaikan harga sawit karena pekan sebelumnya sudah mengalami penurunan.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Harga sawit Riau mengalami kenaikan sementara pada Rabu (25/3). Kenaikan harga terjadi akibat faktor eksternal setelah harga menyentuh level terendah yang sebelumnya mengalami penurunan berminggu-minggu.

Harga crude palm oil (CPO) asal Riau telah mencapai titik jenuh sehingga terjadi rebound. "Kenaikan harga sawit Riau ini hanya bersifat sementara karena belum ada hal fundamental yang dapat menggerek harga CPO," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, kepada di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, perlambatan ekonomi dunia masih terus membayangi harga sawit akibat pandemi virus Covid-19. Apalagi, saat ini pandemi virus Covid-19 telah sampai ke Indonesia.

Baca Juga

Akan tetapi, katanya menyebutkan, harga TBS kelapa sawit penetapan ke 12 bulan Maret 2020 atau periode 25–31 Maret tahun 2020 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp 50,16 per kg atau mencapai 3,24 persen dari harga minggu lalu.

"Karenanya harga pembelian TBS sawit petani Riau untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp 1.600,51 per kg, juga disebabkan oleh faktor internal antara lain terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan sumber data," katanya.

Sementara itu hanya harga penjualan CPO dari PT Astra Agro Lestari Group yang mengalami penurunan, namun untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 284,31 per kg, dari PT Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 99,69 per kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp 123,00 per kg, dari PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 297,52 per kg, dan dari PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp 353,20 per kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual kernel, dari PT Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp 0,36 per kg, dari PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 377,00 per kg, dan dari PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 92,91 per kg dari harga minggu lalu.

Ia menyebutkan, harga TBS CPO Riau untuk umur tiga tahun tercatat sebesar Rp 1.181,82 per kg, umur empat tahun Rp 1.279,65 per kg, umur enam tahun Rp 1.431,50 per kg, umur tujuh tahun Rp 1.487,25 per kg, umur delapan tahun Rp 1.528,23 per kg, umur sembilan tahun Rp 1.564 per kg, umur 21 tahun Rp 1.532,79 per kg, umur 22 tahun Rp 1.525,12 per kg, umur 23 tahun Rp 1.518,74 per kg, umur 24 tahun Rp 1.454,85 per kg, umur 25 tahun Rp 1.419,72 per kg, dengan indeks K 86,28 persen, harga CPO Rp 7.403,70 per kg, harga kernel Rp 4.226,81 per kg.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA