Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Wapres: 130 RS Rujukan Corona Sedang Diperbaiki

Rabu 18 Mar 2020 10:58 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

RSUD Indramayu yang ditunjuk menjadi salah satu rumah sakit rujukan kasus Corona di Jawa Barat. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan ratusan rumah sakit rujuan penanganan COVID-19 terus diperbaiki sebagai antisipasi peningkatan layanan pemeriksaan dan perawatan terhadap pasien.

RSUD Indramayu yang ditunjuk menjadi salah satu rumah sakit rujukan kasus Corona di Jawa Barat. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan ratusan rumah sakit rujuan penanganan COVID-19 terus diperbaiki sebagai antisipasi peningkatan layanan pemeriksaan dan perawatan terhadap pasien.

Foto: Dok Diskominfo Indramayu
RS Rujukan Corona yang diperbaiki tak hanya miliki pemerintah namun juga swasta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan ratusan rumah sakit rujuan penanganan COVID-19 terus diperbaiki sebagai antisipasi peningkatan layanan pemeriksaan dan perawatan terhadap pasien.

"Saya kira sudah siap, bahkan kami menyediakan 130 rumah sakit, sekarang terus diperbaiki, melengkapi, menambah, bukan hanya rumah sakit pemerintah, tapi juga rumah sakit swasta," kata Wapres Ma'ruf Amin, di Jakarta, Rabu (18/3).

Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan terhadap peningkatan jumlah masyarakat yang ingin memeriksakan diri ke rumah sakit. "Pemerintah siap, sudah menyiapkan upaya semaksimal mungkin untuk bisa memeriksakan semua yang memang merasa terpapar, menyiapkan tenaga medis yang memadai, dan juga terus melakukan pemantauan terhadap penyebaran di berbagai daerah," ujar Ma'ruf pula.

Baca Juga

Selain itu, lanjut Wapres Ma'ruf, upaya mencegah masuk warga negara asing (WNA), khususnya dari negara dengan kasus COVID-19 tinggi, juga dilakukan dengan meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk kedatangan, seperti bandara dan pelabuhan.

"Indonesia juga sudah menyiapkan untuk menangkal masuk orang yang masuk maupun keluar di 135 pintu masuk, untuk mengamati atau mencegah masuknya Corona dari luar," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan sedikitnya 227 rumah sakit milik pemerintah telah siap menerima pelayanan dan perawatan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit tersebut terbagi atas 109 milik TNI, 53 milik Polri, dan 65 rumah sakit BUMN.

Hingga Selasa (17/3), Yurianto mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia menjadi 172 kasus, dengan sembilan pasien dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA