Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Manajer PSG Gresik Kecewa Penundaan Pertandingan Liga 2

Ahad 15 Mar 2020 11:13 WIB

Red: Israr Itah

Logo Liga 2(ist)

Logo Liga 2(ist)

Foto: ist
PSSI dan LIB menunda pertandingan Liga 1 dan Liga 2 setelah tanggal 15 Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Manajer Putra Sinar Giri Gresik (PSG) Azis menyatakan kekecewaan atas keputusan mendadak yang dikeluarkan Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan terkait penundaan pertandingan Liga 2 hingga batas waktu yang tidak ditentukan akibat pencegahan virus corona.

Maraknya penyebaran virus corona di Indonesia, mengakibatkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi harus menunda pertandingan setelah tanggal 15 Maret.

Baca Juga

"Akibatnya pertandingan antara Persewar Waropen melawan PSG Gresik yang direncanakan berlangsung di Stadion Cenderawasih Biak, Senin (16/3) besok terdampak. Harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan, minimal dalam waktu 2 minggu setelah keputusan ini dibuat," kata Azis dalam keterangan di Biak, Ahad (15/3).

Ia menyebutkan, penundaan ini berdasarkan keputusan Menpora dan PSSI dan juga pihak LIB saat laga pembuka Liga 2 di Stadion Batakan Balikpapan, Persiba Balikpapan melawan Kalteng Putra berlangsung, Sabtu (14/3) malam. Azis mengaku sangat kecewa dengan keputusan itu. 

Bagaimana tidak, timnya sudah melalui perjalanan yang cukup panjang dari Gresik Jawa Timur dengan membawa 18 pemain bersama tujuh ofisial. Tiket pulang pergi pun sudah di tangan, sebab mereka sudah memperkirakan berada di Biak selama satu pekan, setelah dua laga away mereka.

"Kami sudah melakukan lobi kepada PSSI dan LIB untuk kita bisa tetap menjalankan laga ini, karena kami sudah ada di lokasi, tapi kata mereka tidak bisa. Kita terima saja, tapi jelas ini sangat mempengaruhi mental tim, dan kami sudah berikan mereka motivasi," jelasnya.

Terlebih PSG yang baru merasakan atmosfir Liga 2 ini, hampir seluruh pemain maupun ofisial memang belum pernah ke Papua, apalagi Biak.

Selama dalam perjalanan pun mereka dalam kondisi yang sangat fit, dan menjalani pemeriksaan di setiap pemberhentian.

Coach I Putu Gede memberikan penguatan kepada para pemain PSG yang dibawa. Mereka sudah melakukan latihan resmi di Stadion Cenderawasih, pada Sabtu sore kemarin, pemain menurutnya dalam kondisi sangat prima.

Perangkat pertandingan dan juga persiapan-persiapan lainnya pun telah disiapkan untuk laga yang akan dilangsungkan di Stadion Cenderawasih, hingga 19 Maret.

Sementara itu, pelatih Persewar Waropen Elie Aiboy mengakui, kedua tim sudah ada di Biak. Ia menilai pertandingan bisa saja dilaksanakan, hanya mungkin harus melihat dan mempertimbangkan dengan baik. Misalnya saja, lanjutnya, menggelar pertandingan tanpa penonton, atau melakukan screening pada setiap penonton yang akan memasuki stadion.

Elie bahkan tidak menduga pertandingan melawan PSG Gresik yang sudah di depan mata harus tertunda. Padahal untuk laga awal ini Persewar telah melakukan pemusatan latihan di Jayapura, dan selanjutnya membawa seluruh pemain dan ofisial ke Biak.

Selain PSG Gresik tim yang sudah ke Biak, skuat Sulut United yang bermain melawan tuan rumah PSBS Biak juga terkena larangan bermain yang akan berlangsung di Stadion Cenderawasih Biak, Ahad (15/3) sore ini.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA