Rabu , 27 Jul 2016, 09:44 WIB

Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta Bakal Dihiasi 'Wonderful Indonesia'

Red: Dwi Murdaningsih
Kemenpar
Menpar Arief Yahya meninjau fasilitas di terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta.
Menpar Arief Yahya meninjau fasilitas di terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya meninjau Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (26/7). Terminal yang dibangun oleh PT Angkasa Pura II itu akan beroperasi mulai pertengahan bulan depan, Agustus 2016.

Pengoperasional Terminal 3 ini dengan memindahkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dari Terminal 2 ke terminal baru yang berkapasitas 25 juta orang per tahun itu. Kemenpar rencananya akan menempatkan brandng Wonderful Indonesia di sana.

"Kami sepakat konsep Terminal 3 Ultimate ini adalah Tourism HUB Airport. Karena itu branding Wonderful Indonesia menjadi sangat penting di sini. Bandara internasional itu pintu gerbang utama, tempat orang asing menginjakkan kaki di Indonesia. Ini semacam momment of truth, merasakan sensasi dan kesan pertama di negeri ini. First impression itu penting," kata Menpar Arief Yahya yang disambut CEO PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi di terminal sepanjang 2,4 km itu.

Namanya juga kesan perdana, kata Arief Yahya, itu menentukan persepsi orang terhadap bangsa ini. "Kalau pandangan pertama sudah cemberut, Pak Budi Karya sudah cemberut, maka wajah seluruh negeri ini pun dikesankan cemberut. Begitu sebaliknya, jika berkesan ramah, longgar, nyaman, aman, tertib, sarat dengan sentuhan art and culture, itu juga yang nyantol di kepala orang yang berkunjung ke Jakarta. Karena itu semampang masih proses finishing di interior, maka kami hadir, dan ikut memikirkan kesan apa yang ingin ditanamkan kepada visitors," ujar dia.

Arief Yahya menilai, konsep interior yang hendak diusulkan ke PT AP II itu sesuai dengan data dan angka ketertarikan wisman atau costumers ke tanah air. Menurut dia, 60 persen mereka suka culture, 35 persen nature dan 5 persen man made atau people. "Saya rasa komposisi desain interiornya juga harus mengikuti persentase itu. Misalnya Borobudur, penari Bali, perempuan berjalan di pematang sawah dengan memanggul tumpukan buah untuk upacara di Ubud itu kategori culture. Lalu Raja Ampat, Komodo, Toba, Bromo dan lainnya itu nature atau alam. Sedangkan sport tourism dan MICE itu man made," kata Arief Yahya.

Dirut AP II Budi Karya pun mengajak Arief Yahya melihat fasilitas check in, ruang tunggu, garbarata, area komersial, offices, meeting points, drop off area, sampai ke fasilitas toiletnya. Pada Agustus 2016 Garuda akan beroperasi di Terminal 3 Ultimate dengan jumlah penumpang sekitar 12 juta setahun. Sekitar Oktober 2016, Skyteam Member akan pindah juga, yang rata-rata setahun 1 juta penumpang. Baru 2017, semua international flight pindah ke Ultimate.

Dia menjelaskan setiap tahun ada 15 juta penumpang pesawat yang melintas di atas angkasa Indonesia. Mereka mendarat di Singapura. Kalau 30 persen saja transit ke Jakarta, dan 50 persen nya berwisata ke Indonesia, sudah menambah 2.5 juta orang. "Kalau Singapura unggul di teknologi, kita menonjol di culture. Karena itu sudut-sudut terminal ini akan disentuh dengan cultural design dan branding pariwisata," kata Budi Karya.

Dia juga sudah meminta Dirjen Kebudayaan untuk menjadi kurator karya-karya budaya di tanah air yang hebat dan layak dipamerkan di terminal ini. Sejumlah karya seni yang akan dipamerkan antara lain penjor, karya seni Seulawah, replika pesawat 45 dengan corak khas Indonesia, patung garuda dan lainnya.

Teknologi di Terminal 3 Ultimate ini, kata Budi Karya juga sangat canggih. CCTV nya sudah bisa dipakai untuk matching para DPO (daftar pencarian orang) yang masuk di bandara. Juga dilengkapi BHS Level 5 yang yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. "Airport Security System nya berfungsi sebagai intelijen, Fully IBMS (Intelijence Building Management System), Rain Water System, Recycle Water System, sistem penerangan dengan teknologi yang menyesuaikan kondisi cuaca," jelasnya.