Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

INDEX BERITA

Masalah Penglihatan Hantui 2 Miliar Penduduk Dunia

Wednesday, 16 Oct 2019 15:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan lebih dari dua miliar orang di dunia mengalami masalah penglihatan. Masalah penglihatan ini meliputi gangguan penglihatan hingga kebutaan.

Setidaknya sekitar...

WHO: Kesalahan Medis Picu 2,6 Juta Kematian di Dunia

Saturday, 14 Sep 2019 14:15 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan terdapat lebih dari 138 juta pasien di seluruh dunia yang dirugikan karena kesalahan dokter setiap tahunnya. 

Hal ini diungkapkan hanya beberapa hari...

WHO: Setiap 40 Detik, Satu Orang Bunuh Diri

Tuesday, 10 Sep 2019 08:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, setiap 40 detik, terdapat satu orang yang tewas karena bunuh diri di seluruh dunia. Dari tahun ke tahun, bunuh diri telah...

WHO: Risiko Kesehatan Telan Mikroplastik di Air Minum Rendah

Sunday, 25 Aug 2019 05:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mikroplastik, partikel plastik yang terurai berdiameter kurang dari 5 milimeter telah ditemukan di hampir setiap sumber air mulai dari sungai, danau, laut, bahkan air minum. Meski...

WHO: Jangan Khawatir Terminum Mikroplastik dalam Air Kemasan

Saturday, 24 Aug 2019 06:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belakangan, isu mikroplastik dalam air kemasan membuat masyarakat khawatir. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa tingkat mikroplastik dalam air minum tampaknya tidak berisiko.

Kesimpulan itu dapat...

WHO: Mikroplastik dalam Minuman tak Berisiko pada Manusia

Thursday, 22 Aug 2019 10:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, tingkat mikroplastik dalam air minum tidak memiliki risiko pada manusia. Namun, penelitian itu perlu lebih banyak didalami mengenai dampaknya terhadap lingkungan...

Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia Masih Minim

Wednesday, 14 Aug 2019 19:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan data WHO, Indonesia berada masih dibawah 50 persen dalam pemberian ASI ekslusif kepada anak. Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan Kemen PPPA, Hendra Jamal...

Kasus Campak Global Meningkat

Wednesday, 14 Aug 2019 07:36 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Kasus campak global meningkat hampir tiga kali lipat dalam tujuh bulan pertama di tahun 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)...

Petisi Tuntut RI Adopsi Standar Kualitas Udara WHO Mencuat

Sunday, 04 Aug 2019 02:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petisi online menggugat Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mengatasi polusi terus berkembang. Hingga Ahad (4/8) pukul 01.00 WIB, petisi di laman akudanpolusi.org telah ditandatangani sebanyak 17...

WHO Dorong Pemerintah Sedunia Tegas Soal Larangan Merokok

Saturday, 27 Jul 2019 02:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kemajuan telah dibuat dalam mengurangi rokok dan penggunaan tembakau di dunia. Namun, pemerintah perlu berbuat lebih banyak untuk membantu sekitar 1,1 miliar...

Panduan Waktu Tidur dan Bermain Balita Menurut WHO

Thursday, 18 Jul 2019 17:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WHO telah merilis panduan waktu tidur dan bermain yang dianjurkan untuk balita. Dalam panduan tersebut, WHO juga menekankan pentingnya membatasi screen time atau durasi balita berinteraksi dengan layar...

Wabah Ebola Kongo Desak WHO Serukan Peringatan Global

Thursday, 18 Jul 2019 05:01 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KINSHASA -- Wabah ebola yang terjadi di Republik Demokratik Kongo membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan peringatan global. Menurut WHO, epidemi tersebut merupakan masalah darurat kesehatan internasional.

WHO: Kandungan Gula Makanan Bayi Sangat Tinggi

Wednesday, 17 Jul 2019 13:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan ada banyak makanan bayi dengan kandungan gula yang sangat tinggi. Ironisnya, makanan-makanan bayi ini dipasarkan secara tidak tepat.

Kandungan gula...

WHO Larang Gula Tambahan untuk Makanan Bayi

Tuesday, 16 Jul 2019 07:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan makanan bayi komersial mengandung terlalu banyak gula. WHO menekankan larangan tambahan gula dalam makanan untuk anak di bawah 36 bulan.

Sebuah analisis...

Sri Lanka Berhasil Jadi Negara Bebas Campak

Wednesday, 10 Jul 2019 01:40 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Badan PBB untuk kesehatan dunia (WHO) mengumumkan, Sri Lanka telah berhasil mengeliminasi penyakit campak dan mengontrol rubella. Dengan demikian, Sri Lanka menjadi negara keempat di wilayah...

WHO: Lebih dari 1.000 Orang Terbunuh Akibat Konflik Libya

Wednesday, 10 Jul 2019 00:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Badan PBB untuk kesehatan dunia (WHO) mengungkapkan, konflik yang terjadi di ibu kota Libya, Tripoli, telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. Sebagian besar dari mereka berasal...

Panduan Waktu Tidur dan Bermain Balita Menurut WHO

Saturday, 29 Jun 2019 03:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- WHO baru saja merilis panduan waktu tidur dan bermain yang dianjurkan untuk balita. Dalam panduan tersebut, WHO juga menekankan pentingnya membatasi screen time atau durasi balita...

Wabah Ebola di Kongo Belum Dianggap Darurat

Saturday, 15 Jun 2019 15:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keprihatinan mendalam atas wabah ebola yang melanda Kongo dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, penyebaran ebola di negara Afrika itu saat...

WHO: Penduduk Daerah Konflik Alami Gangguan Mental

Wednesday, 12 Jun 2019 11:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, satu dari lima orang yang tinggal di zona perang mengalami depresi, kegelisahan, stres, serta gangguan bipolar atau skizofrenia. Temuan tersebut menyoroti...

WHO Resmi Tetapkan Kecanduan Gim sebagai Gangguan Medis

Thursday, 30 May 2019 12:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bermain gim video secara berlebihan kini diakui sebagai gangguan kecanduan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dikutip dari CBS News, Rabu (29/5), WHO telah memperbarui manual diagnostik...

Pedoman Baru WHO Sebut Balita Butuh Banyak Bermain

Saturday, 04 May 2019 04:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pedoman baru tentang aktivitas fisik dan kebiasaan tidur balita alias anak di bawah lima tahun. Menurut WHO, balita butuh lebih banyak...

Ebola Terus Menyebar di Kongo

Saturday, 04 May 2019 01:09 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, GENEVA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, epidemi Ebola di Kongo diperkirakan akan terus menyebar ke wilayah timur negara itu. Sejak Agustus lalu penyakit itu telah menewaskan sebanyak 1.000...

UMP Launching Muhammadiyah Disaster Management Center

Wednesday, 01 May 2019 15:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memiliki lembaga baru yang bergerak dalam bidang mitigasi dan bantuan korban bencana. Lembaga tersebut merupakan bagian dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)...

39 Ribu Sipil Terlantar Akibat Krisis Kemanusiaan di Libya

Sunday, 28 Apr 2019 14:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Juru bicara Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Stephane Dujarric, menyampaikan keprihatinannya tentang laporan penembakan sembarangan atas wilayah sipil Tripoli, Libya. Hal ini disampaikan dalam...

Ini Alasan WHO Rekomendasikan Batasi Waktu Gawai Anak

Thursday, 25 Apr 2019 13:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Perkembangan teknologi tidak dapat dihindari, salah satunya penggunaan gawai (gadget). Pemanfaatannya pun semakin lumrah bagi anak-anak, entah untuk bermain gim maupun belajar daring. Organisasi Kesehatan Dunia...

WHO: Balita tak Boleh Lebih dari Satu Jam Tatap Layar Gawai

Thursday, 25 Apr 2019 04:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA-- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan anak-anak berusia dua hingga empat tahun seharusnya tidak diperbolehkan menatap layar elektronik lebih dari satu jam. Organisasi tersebut juga mengungkapkan bayi yang...

WHO: Pertempuran Tewaskan 220 Orang di Ibu Kota Libya

Sunday, 21 Apr 2019 04:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sedikitnya 220 orang telah tewas dan ratusan orang lagi cedera dalam bentrokan belum lama ini di pinggir Ibu Kota Libya, Tripoli. Sejak...

WHO Tolak Umumkan Darurat Kesehatan Terkait Ebola di Kongo

Saturday, 13 Apr 2019 02:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SWISS -- Wabah ebola yang terjadi di Republik Demokratik Kongo disebut bukan masalah darurat kesehatan bagi warga internasional. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut...

Ini Alasan Wanita Dapat Hidup Lebih Lama Menurut WHO

Friday, 05 Apr 2019 06:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan wanita di hampir seluruh dunia rata-rata hidup lebih lama 4,4 tahun daripada pria. Wanita dinilai lebih sering berkonsultasi...

WHO: Angka Harapan Hidup Dunia Naik

Friday, 05 Apr 2019 02:11 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan rata-rata angka harapan hidup secara global telah tumbuh 5,5 tahun. Peningkatan itu terjadi kurun waktu tahun 2000 hingga 2016.

Dilansir dari VOA,...

WHO: Dunia Terancam Wabah Virus Flu Mematikan

Tuesday, 12 Mar 2019 10:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, dunia akan menghadapi ancaman pandemi influenza dan perlu bersiap untuk menghadapi potensi risiko yang lebih besar. Adapun WHO telah menjabarkan rencana...

WHO Kecam Serangan Terhadap Pekerja Kesehatan di Irak

Wednesday, 27 Feb 2019 06:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan keras mengutuk serangan kekerasan terhadap pekerja kesehatan di Irak. WHO menyeru pemerintah Irak agar menjamin keselamatan pekerja kesehatan.

Satu pernyataan...

WHO: Wanita Hamil Terpapar Ebola Wajib Divaksin

Sunday, 24 Feb 2019 02:59 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan para wanita yang sedang hamil dan menyusui namun terkena virus ebola agar segera mendapat vaksinasi. Merujuk pada kasus yang terjadi di...

Lulus Verivikasi WHO, MDMC Kian Percaya Diri di Level Global

Friday, 01 Feb 2019 19:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA–  Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) hadir sebagai satu-satunya tim medis kedaruratan bencana dari Indonesia yang terdaftar di Badan Kesehatan Dunia (WHO) di, Jenewa, Swiss.   

Pengakuan WHO pada tim...

MDMC Satu-satunya Tim Medis Indonesia Terdaftar di WHO

Tuesday, 29 Jan 2019 16:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memenuhi undangan Fourth Emergency Medical Team (EMT) Mentor Workshop di Kota Genewa, Swiss. Pengurus MDMC PP Muhammadiyah, Corona Rintawan, menjadi perwakilannya.

WHO: Keengganan Pakai Vaksin Jadi Ancaman Kesehatan Dunia

Saturday, 19 Jan 2019 20:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini merilis daftar 10 besar ancaman kesehatan dunia di 2019. Keengganan terhadap vaksin merupakan salah satu dari 10 besar ancaman kesehatan...

WHO: 80 Persen Rakyat Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

Thursday, 17 Jan 2019 23:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan lebih dari 24 juta orang di Yaman, yang tercabik perang, tetap memerlukan bantuan kemanusiaan. Bahkan dari waktu ke waktu kondisi di...

Asupan Makanan Dunia Kekurangan Vitamin dan Mineral Dasar

Thursday, 20 Dec 2018 06:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Asupan makanan di seluruh dunia kekurangan vitamin dan mineral dasar, yang penting untuk pertumbuhan kesehatan, demikian temuan satu badan ilmiah di Australia. Analisis mengenai makanan global...

Menko PMK: Ingatkan Pentingnya Siap Siaga Darurat Kesehatan

Tuesday, 04 Dec 2018 18:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesiapsiagaan menghadapi darurat kesehatan merupakan isu yang sangat strategis bagi seluruh negara di dunia. Hal ini dikarenakan bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,...

WHO Sebut Pencemaran Udara Membunuh 600 Ribu Anak-Anak

Tuesday, 30 Oct 2018 10:04 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Pencemaran udara membunuh sekitar 600 ribu anak-anak tiap tahun. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan pencemaran menyebabkan gejala mulai dari kehilangan kecerdasan hingga kegemukan dan infeksi telinga.